Kejayaan Rempah Bangkit Lagi! Pala Maluku Tembus Pasar Belanda
📅 Rabu, 13 Agu 2025, 17:38 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Syifa Yulinnas
AMBON - Maluku resmi mengekspor 9,5 ton pala ke Belanda untuk pertama kalinya, menandai langkah penting dalam membuka akses pasar Eropa dan menghidupkan kembali kejayaan rempah yang pernah mengharumkan nama Maluku di dunia sejak abad ke-16.
“Ekspor pala ke Belanda memiliki arti strategis bagi Maluku. Selain menghidupkan kembali kejayaan rempah yang pernah mengharumkan nama Maluku di dunia sejak abad ke-16, pengiriman ke negeri kincir angin juga menjadi pintu masuk ke pasar Eropa yang berdaya beli tinggi,” kata Plh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Maluku, Ahmad Jais Ely, saat dihubungi dari Ambon, Rabu.
Dirinya mengatakan, kali ini sebanyak 9.500 kilogram pala yang terdiri dari Nutmeg ABCD, Nutmeg Shrivels, dan Mace Broken dikirim oleh PT Kabong Tanipala Maluku bekerja sama dengan berbagai pihak.
Ia menuturkan, keberhasilan memenuhi standar mutu internasional ini memperkuat daya saing sekaligus citra dagang Pala Maluku.
Langkah ini tidak hanya membuka akses pasar yang lebih luas, tetapi juga meningkatkan nilai jual dan pendapatan petani karena rantai distribusi menjadi lebih singkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Pala adalah komoditas historis dan unggulan Maluku. Ekspor perdana ke Belanda ini membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan petani dan memperkuat citra Maluku di kancah internasional,” katanya.
“Ekspor ini diharapkan menggerakkan roda ekonomi daerah, dari sektor hulu seperti perkebunan hingga sektor hilir seperti jasa transportasi dan perdagangan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Bea Cukai Ambon, M. Farid Irfan M mengatakan, ekspor tersebut menjadi bukti nyata sinergi antar-instansi dalam mendorong daya saing komoditas lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Bea Cukai berkomitmen memberikan fasilitas terbaik agar produk Maluku mampu bersaing di pasar global,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap langkah ini memperkuat posisi pala sebagai salah satu komoditas andalan Maluku sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!