Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kejagung Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pagar Laut

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 03:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kejagung Masih Kumpulkan Bukti Kasus Pagar Laut Doc: ANTARA/Nadia Putri Rahmani
Ket. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Harli Siregar berbicara dengan awak media di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (18/2).

TANGERANG – Kasus pagar laut Kabupaten Tangerang masih dalam bidikan Kejaksaan Agung (Kejagung). “Kami masih mengusutnya,” tutur Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar, Selasa. Saat ini, menurutnya, penyidik terus pengumpulan bahan dan keterangan.

Menurutnya, Kejagung mendulukan penyelidikan kasus ini oleh aparat penegak hukum (APH) ataupun lembaga lain. Salah satunya oleh Polri. Sebab Polri telah menangani kasus dugaan pemalsuan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan sertifikat hak milik (SHM).

Kalau ternyata nanti pemalsuan ini benar dan berproses, Kejagung sudah terima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP), nanti lihat dulu karena perlu pengungkapan, pernyataan, dan sikap.

Kejagung menyelidiki dugaan korupsi dalam penerbitan SHGB dan SHM terkait kasus pagar laut Tangerang. Harli menuturkan, penyidik Jampidsus mengirimkan surat kepada Kepala Desa Kohod, Arsin, yang berisi permintaan bantuan memberikan buku Letter C Desa Kohod terkait kepemilikan atas hak di area pemasangan pagar laut. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.