Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Percepatan Program Strategis Butuh Komitmen Kuat Daerah dan TNI

📅 Sabtu, 28 Jun 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi: Percepatan Program Strategis Butuh Komitmen Kuat Daerah dan TNI Doc: Antara Foto
Ket. Para wali kota dan bupati bersama Komandan Kodim se-Jabar, emenandatangani komitmen bersama di Mabes TNI AD, Jakarta,

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan komitmen bersama antara Pemda kabupaten/kota dan Komando Distrik Militer (Kodim) se-Jabar serta Kodam III/Siliwangi, tujuannya demi mempercepat pembangunan sektor strategis di Jawa Barat.

"Langkah nyata kita mulai pada Juli mendatang melalui revitalisasi serentak SMA dan SMK, dengan pendekatan kontraktual dan swakelola bersama TNI AD," kata Dedi dalam keterangan di Bandung, Jumat.

Lewat sinergi ini, Dedi mengharapkan penghapusan rumah tidak layak huni yang tidak memiliki toilet, air bersih, atau listrik, bisa segera dieksekusi dan akan dikebut hingga tahun 2026.

Kemudian implementasi peningkatan kualitas sanitasi, pembangunan jalan lingkungan, serta jembatan gantung di wilayah terpencil seperti Kabupaten Bandung Barat, Sukabumi, dan Garut yang ketiadaannya membuat anak sekolah kerap menyeberangi sungai dengan berenang.

Lebih lanjut, Dedi juga mendorong penguatan program Transformasi Digital Desa (TFMD) dengan peningkatan dukungan dana stimulus. Di mana, Pemprov Jabar siap menanggung sampai 50 persen dari anggaran daerah jika kabupaten/kota serius mengalokasikan anggaran besar untuk TFMD dan program Karya Bakti TNI.

Penguatan infrastruktur lainnya mencakup pembangunan jaringan air bersih, rehabilitasi jalan strategis di kawasan Sanggabuana, hingga rencana pembangunan Tol Tengah Jabar Selatan yang menghubungkan Sukabumi hingga Pangandaran, dengan alokasi awal Rp400 miliar melalui skema Karya Bakti TNI.

"Kerangka besar pembangunan ini akan diselesaikan secara paripurna, termasuk kerja sama peningkatan ketahanan pangan nasional melalui pengembangan pertanian bersama TNI di berbagai wilayah," ujarnya.

Untuk ketahanan pangan, lanjut dia, kerja sama akan difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur serta revitalisasi kebun karet dan teh, dengan petani akan diberdayakan lewat tanaman jangka pendek seperti jagung dan padi, serta tanaman jangka panjang seperti kopi dan teh.

Untuk konservasi lingkungan, Pemprov Jabar menargetkan reboisasi di kawasan hutan strategis seperti Gunung Sanggabuana, Cikuray, Sawal, Windu, dan Burangrang.

Kemudian penertiban tambang ilegal, terutama di wilayah latihan militer di Kabupaten Bandung Barat, menjadi prioritas dua bulan ke depan.

"Saya minta dukungan penuh dari jajaran TNI untuk menuntaskan penertiban tambang ilegal demi menjaga ekosistem latihan militer," ujar Dedi.

Sebagai bagian dari gerakan penghijauan, Gubernur juga mengumumkan program penanaman jutaan pohon kelapa di sepanjang bantaran sungai.

"Pohon kelapa dinikmati setiap hari, tapi jarang ditanam. Sudah saatnya kita ubah itu," ucapnya.

Kerja sama Pemda sendiri dengan TNI AD pada masa Dedi Mulyadi sudah terjalin cukup intensif dengan program pembinaan karakter dan bela negara bagi siswa sekolah seperti di Dodik Bela Negara dan satuan lainnya di Jabar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.