Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KDM Hidupkan Kembali Festival Dulag, Tradisi Malam Takbiran Jelang Lebaran

📅 Sabtu, 21 Mar 2026, 04:09 WIB | Oleh:
KDM Hidupkan Kembali Festival Dulag, Tradisi Malam Takbiran Jelang Lebaran Doc: ANTARA/Ricky Prayoga
Ket. Suasana Festival Dulag atau Festival Bedug di depan Gedung Sate Bandung, Jumat (20/3) malam.

BANDUNG  - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menggelar Festival Dulag atau Festival Bedug di depan Gedung Sate Bandung, Jumat malam, guna menghidupkan kembali tradisi di malam takbiran menjelang hari raya Idul Fitri yang sudah mulai pudar, sekaligus menciptakan kekondusifan pada momentum Lebaran 2026.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ditemui di Gedung Sate Bandung mengungkapkan festival yang kembali dihadirkan untuk kali kedua di era kepemimpinannya itu untuk menghidupkan tradisi menabuh bedug yang saat ini sulit ditemukan bahkan di desa.

"Ini tahun kedua, pertama di Gedung Pakuan saat ini di Gedung Sate yang tujuannya menghidupkan tradisi karena jangankan di kota, di desa saja sudah hampir enggak ada dan masjid sudah banyak tak punya bedug," kata Dedi di Badung, Jumat malam.

Selain itu, lanjut Dedi, Festival Bedug ini tujuannya untuk menciptakan kekondusifan suasana malam takbir agar bisa dilaksanakan dengan tertib.

"Jadi tidak dalam bentuk kegiatan takbiran, keliling, menimbulkan kemacetan, kadang melahirkan konflik ya, jadi kita hadirkan hiburan tradisi ini," ucapnya.

Suasana Festival Dulag 2026 pada malam takbiran di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, berlangsung sangat meriah pada Jumat ini.

Ribuan masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, memadati lokasi untuk menikmati suara dentuman bedug yang saling bersahut-sahutan. Kemeriahan ini semakin lengkap dengan gema takbir yang terus berkumandang mengiringi keriuhan warga yang hadir.

Para peserta Festival Dulag yang berasal dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar, tampil totalitas dengan menghias bedug serta lapak mereka menggunakan berbagai ornamen indah agar terlihat menarik di mata penonton.

Tak sedikit pengunjung yang memanfaatkan momen ini untuk ber-swafoto dan mengabadikan kemeriahan malam takbiran tersebut.

Dedi Mulyadi juga tampak berkeliling di sela acara untuk melihat langsung aksi para penggebuk bedug di festival tersebut.

Salah satu pengunjung Firman (39), mengaku sengaja memboyong anak dan istrinya ke Gedung Sate untuk melihat kemeriahan acara.

"Ini hiburan bagi keluarga karena tradisi seperti ini sudah jarang," ucap Firman yang berharap acara serupa digelar lagi tahun depan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bukan Sekadar Hobi, Industri Modifikasi Otomotif jadi Bagian Ekraf, Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi
    Preview komentar:
    Langkah kolaboratif antara NMAA, IMI, dan pemerintah ini ...
  • Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia
    Preview komentar:
    Terima kasih atas liputan yang mendalam ini; sangat ...
  • Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian
    Preview komentar:
    Bukannya Vivo & BP 92 udah 16.130 dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Megapolitan
Berlatih menari balet di Ga...
Daerah
Gunung Anak Krakatau Erupsi...
Daerah
Tradisi Grobyak Ikan Sumber...

Rupiah Masih Rentan - 24 Agustus 2026

5 jam yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Masih Rentan - 24 Ag...
Ekonomi
IHSG Menghijau! Awal Perdag...

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

5 jam yang lalu | Marcellus Widiarto

Ekonomi
Kabar Baik! Rupiah Menguat ...

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Jumlah rumah rusak akibat g...
Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

24 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.