Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabel 'Palapa Ring Tengah' Putus Akibat Aktivitas Gunung Api

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 18:15 WIB | Oleh:
Kabel 'Palapa Ring Tengah' Putus Akibat Aktivitas Gunung Api Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. Komdigi mempertimbangkan alur revitalisasi 'Palapa Ring Tengah' salah satunya aktivitas gunung api. Tampak Gunung Ruang, di Pulau Ruang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, salah satu gunung api aktif di Sulut.

KOTA MANADO - Kepala Balai Monitoring Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Manado, Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Mannuelson Jaka Jusuf, mengatakan salah satu penyebab putusnya kabel 'Palapa Ring Tengah' akibat aktivitas gunung api di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara.

"Tahun 2019 putus karena banyak faktor. Kemarin jalurnya melewati lokasi yang banyak gunung api bawah laut. Nah terus kemudian menyebabkan kabel laut putus," sebut Mannuelson di Manado, Rabu (12/11).

Setelah putus, maka jalur 'Palapa Ring Tengah, praktis hanya bertumpu ke jalur Tobelo, Provinsi Maluku Utara.

"Dulu jalurnya kan dari Kabupaten Kepulauan Sitaro, kemudian naik ke Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud," katanya menjelaskan.

Revitalisasi 'Palapa Ring Tengah' saat ini mempertimbangkan banyak faktor, dan kemudian dicari jalur alternatif dari Kota Bitung kemudian langsung ke Sangihe.

"Itu untuk menghindari aktivitas gunung api di Kabupaten Kepulauan Sitaro, di sana ada juga gunung api bawah laut Mahangetang," kata Mannuelson menambahkan.

Pada proses merevitalisasi 'Palapa Ring Tengah', kata dia, Kementerian Komdigi sebenarnya mau mendengar atau mau mengetahui langsung dari para pemangku kebijakan yang ada di daerah apa yang menjadi kebutuhan.

"Jadi bukan lagi sekedar ini top to bottom, tapi ada bottom upnya, jadi kita mendengar. Sehingga apa yang dikerjakan proyek strategis nasional nanti itu sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat Sulawesi Utara," ujarnya.

Mannuelson menambahkan, di tengah teknologi digital yang saat ini berkembang termasuk di seluruh dunia dan Indonesia, satu hal yang membuat konektivitas digital tersebut bermakna atau sesuai dengan kebutuhan, diperlukan 'backbone' atau infrastruktur digital yang kuat.

Infrastruktur digital yang kuat tersebut, salah satunya adalah adanya jaringan kabel 'backbone' yang memadai.

"Sulawesi Utara ini sebenarnya provinsi benteng utara Indonesia. Di sini ada titik nol, di sini ada kabupaten kepulauan terluar, yaitu Kabupaten Kepulauan Talaud, Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro," katanya lagi.

Wilayah cakupan Palapa Ring Barat meliputi Riau, Kepulauan Riau (termasuk Natuna), Jambi, dan Kalimantan Barat.

Sementara wilayah cakupan Palapa Ring Tengah meliputi sebagian Provinsi Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku Utara, yang menghubungkan 17 kabupaten/kota utama dan 11 kota sebagai titik interkoneksi.

Wilayah cakupan Palapa Ring Timur mencakup delapan provinsi di Indonesia bagian timur, yaitu Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.