Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kabar Baik! BPS Catat Harga Beras Premium Turun di April 2025

📅 Minggu, 04 Mei 2025, 19:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kabar Baik! BPS Catat Harga Beras Premium Turun di April 2025 Doc: ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas
Ket. Ilustrasi - Sejumlah pekerja membongkar dan mengangkut karung berisi beras dari serapan gabah petani di Gudang Perum Bulog Cabang Meulaboh, Aceh Barat, Aceh, Senin (14/4/2025). 

JAKARTA - Rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan tercatat senilai Rp13.047 per kilogram pada April 2025. 

Angka tetsebut turun sebesar 1,21 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) dibandingkan Maret 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Pudji Ismartini mengatakan di Jakarta, Jumat (2/5), bahwa penurunan harga di penggilingan secara bulanan juga terjadi pada beras kualitas lainnya.

Rata-rata harga beras kualitas medium turun sebesar 1,16 persen mtm menjadi Rp12.555 per kilogram, harga beras kualitas submedium menurun 1,10 persen mtm menjadi Rp12.547 per kilogram, dan harga beras pecah tercatat senilai Rp12.358 per kilogram, menurun 5,23 persen mtm.

Ia menuturkan bahwa harga beras tertinggi pada April 2025 tercatat di Kalimantan Tengah untuk beras kualitas premium senilai Rp17 ribu per kilogram.

Sementara harga beras terendah tercatat senilai Rp10 ribu per kilogram untuk beras kualitas submedium di Sumatera Selatan, beras kualitas medium di Kalimantan Selatan, serta beras kualitas medium dan submedium di Sulawesi Selatan.

“Dibandingkan April 2024 (secara tahunan atau year-on-year/yoy), harga beras di penggilingan untuk kualitas premium, medium, dan pecah pada April 2025 masing-masing turun 3,44 persen (yoy), 1,60 persen (yoy), dan 0,07 persen (yoy), sedangkan kualitas submedium naik sebesar 1,37 persen (yoy),” ujarnya.

Pudji menuturkan bahwa selama setahun terakhir, yakni pada April 2024-April 2025, rata-rata harga tertinggi untuk beras kualitas premium dan medium terjadi pada April 2024, masing-masing sebesar Rp13.512 per kilogram dan Rp12.759 per kilogram.

Sementara rata-rata harga tertinggi untuk beras kualitas submedium terjadi pada Januari 2025 dengan nilai Rp12.721 per kilogram dan rata-rata harga tertinggi beras kualitas pecah terjadi pada Maret 2025 sebesar Rp13.040 per kilogram.

Ia juga menyampaikan bahwa rata-rata harga terendah untuk beras premium terjadi pada November 2024 sebesar Rp12.846 per kilogram.

“Sedangkan (harga terendah) untuk beras kualitas medium, submedium, dan pecah terjadi pada Mei 2024, masing-masing sebesar Rp12.071 per kilogram, Rp11.996 per kilogram, dan Rp11.700 per kilogram,” kata Pudji.

Selain harga beras di penggilingan, ia menuturkan bahwa Indeks Harga Yang Diterima Petani (It) dan Nilai Tukar Petani (NTP) pada April 2025 juga turun.

Ia menyatakan bahwa Indeks Harga yang Diterima Petani mengalami penurunan 1,35 persen mtm dari 152,24 pada Maret 2025 menjadi 150,19 pada April 2025.

Sedangkan NTP secara nasional turun 2,15 persen mtm pada April 2025 dibandingkan Maret 2025, yaitu dari 123,72 menjadi 121,06.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.