Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Didesain Ulang, Presiden Prabowo Minta Ada Museum Demokrasi di Gedung Legislatif-Yudikatif IKN

📅 Kamis, 13 Mar 2025, 14:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Didesain Ulang, Presiden Prabowo Minta Ada Museum Demokrasi di Gedung Legislatif-Yudikatif IKN Doc: ANTARA
Ket. Warga berjalan dan berfoto di Taman Kusuma Bangsa, Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

JAKARTA - Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto meminta ada museum atau galeri terkait demokrasi pada gedung legislatif dan yudikatif yang didesain ulang di Ibu Kota Nusantara atau IKN, Kalimantan Timur.

"Ini juga beliau minta di lobi nanti ada semacam museum atau galeri yang bisa menunjukkan bagaimana terkait dengan demokrasi itu seperti apa," ujar Diana dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (13/3).

Selain itu, Presiden juga meminta agar bentuk atap gedung dilakukan revisi. "Ada permintaan dari Pak Presiden terkait dengan bentuk atapnya, itu sudah diubah dan desain sudah cukup bagus. Dan kemarin juga sudah kita kirim kepada Presiden," katanya.

Presiden juga meminta revisi desain interior dengan mengacu kepada bangunan yang ada di India.

"Satu hal lagi yang beliau inginkan adalah desain interior. Desain interior itu kemarin beliau habis dari India. Itu bagus ada unsur-unsur yang seperti di Indonesia, kayu, warna," kata Diana.

Saat ini Kementerian PU sedang menunggu persetujuan dari Presiden dan nantinya yang akan melakukan lelang proyek pembangunan adalah Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).

"Ini sudah kita siapkan semuanya, baik yang untuk legislatif dan yudikatif. Tapi saat ini kami masih menunggu persetujuan lagi dari beliau. Kita sudah berkirim surat, kemarin saya juga sudah sampaikan kepada Bapak Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk nanti kita carikan waktu untuk bisa menjelaskan kembali kepada Bapak Presiden," katanya.

Setelah itu, nantinya setelah disetujui tentunya akan ditindaklanjuti oleh OIKN yang akan melakukan lelang. OIKN yang akan melakukan lelang untuk pelaksanaan di tahun 2025 dan selanjutnya. Jadi nanti dengan desain and build," kata Diana.

Sebagai informasi, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) menyatakan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara Kalimantan Timur masih tetap berlanjut dengan memfokuskan pembangunan untuk kawasan legislatif dan yudikatif.

Pembangunan tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo, dengan perencanaan pembangunan selanjutnya dilakukan oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN). Pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif ini nantinya diarahkan dengan model bangunan yang kokoh dan modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

25 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

48 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.