Jet Tempur Typhoon Inggris dan Rafale Prancis Hancurkan Gudang Senjata Bawah Tanah ISIS di Suriah
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 16:36 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
PALMYRA - Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan bahwa jet-jet tempur Inggris dan Prancis pada Sabtu (3/1) malam melakukan serangan gabungan terhadap fasilitas bawah tanah di Suriah yang telah diduduki oleh Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).
Dari The Guardian, bom berpemandu digunakan untuk menargetkan terowongan akses ke lokasi tersebut, di wilayah pegunungan dekat kota kuno Palmyra di tengah negara itu.
“Indikasi awal menunjukkan bahwa target berhasil diserang,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Jet tempur Typhoon FGR4 digunakan untuk mengebom target, didukung oleh pesawat tanker pengisian bahan bakar Voyager.
Fasilitas itu kemungkinan besar digunakan untuk menyimpan senjata dan bahan peledak, dan area sekitarnya tidak dihuni oleh warga sipil, kata kementerian tersebut.
Menteri Pertahanan, John Healey , mengatakan Inggris bertekad untuk "berdiri bahu-membahu dengan sekutu kami" untuk "memadamkan kebangkitan kembali" ISIS.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menyampaikan terima kasih kepada anggota angkatan bersenjata yang terlibat dalam operasi "untuk melenyapkan teroris berbahaya yang mengancam cara hidup kita".
Pesawat-pesawat Barat telah melakukan patroli untuk menghentikan kebangkitan kembali kelompok militan Islam yang menguasai sebagian wilayah Suriah hingga tahun 2019.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!