Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang Selidiki Tuduhan Antimonopoli Google Terkait Layanan Iklan

📅 Selasa, 16 Apr 2024, 20:55 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Jepang Selidiki Tuduhan Antimonopoli Google Terkait Layanan Iklan Doc: Istimewa

TOKYO - Badan pengawas antimonopoli Jepang meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan penggunaan dominasi Google dalam periklanan daring.

Raksasa TI Amerika Serikat (AS) itu diduga membatasi operasi perusahaan saingannya LY Corporation, operator layanan pesan seluler Line, dan mesin pencari Yahoo Jepang.

Google mempunyai pangsa pasar yang sangat besar di pasar Jepang untuk yang dikenal sebagai iklan daring "bertarget kata kunci". Metode ini melibatkan tampilan otomatis iklan berdasarkan kata kunci yang diketik pengguna di mesin pencari.

Sumber-sumber mengatakan Google secara sepihak meminta Line dan Yahoo Jepang untuk menghentikan sebagian layanan periklanannya selama jangka waktu tertentu. Sejak 2010, grup ini telah menerima bantuan teknis dari Google untuk menawarkan layanan iklan bertarget kata kunci.

Sumber-sumber menyebutkan Komisi Perdagangan Adil Jepang mencurigai permintaan Google melanggar undang-undang antimonopoli.

Dikatakan perusahaan itu telah mengajukan rencana yang mencakup tindakan pencegahan. Jika komisi tersebut menerimanya, Google kemungkinan besar akan dibebaskan dari hukuman, seperti perintah penghentian.

Sejumlah raksasa teknologi Amerika menghadapi peraturan yang lebih ketat dari otoritas AS dan Eropa. Otoritas Jepang juga meningkatkan pengawasannya, termasuk inspeksi di lokasi terhadap anak perusahaan Jepang. NHK/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.