Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jepang dan Korsel Jatuhkan Sanksi pada Korut

📅 Sabtu, 25 Mei 2024, 02:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jepang dan Korsel Jatuhkan Sanksi pada Korut Doc: AFP/Ishara S KODIKARA
Ket. Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi

TOKYO - Jepang dan Korea Selatan (Korsel) pada Jumat (24/5) mengumumkan sanksi terpisah yang menargetkan perusahaan, kapal, atau individu yang diduga terlibat dalam memasok senjata Korea Utara (Korut) ke Russia untuk digunakan di Ukraina, yang merupakan pelanggaran terhadap resolusi PBB.

Korsel sebelumnya menuduh Pyongyang telah mengirimkan ribuan kontainer amunisi ke Russia, dan para ahli mengatakan uji coba besar-besaran yang dilakukan Pyongyang baru-baru ini mungkin merupakan senjata yang ditujukan untuk digunakan di medan perang di Ukraina.

Pada Agustus lalu, Kementerian Keuangan Amerika Serikat (AS) memberlakukan sanksi serupa karena mengatakan Russia menggunakan amunisi dan kehilangan persenjataan berat di Ukraina yang memaksa Moskwa untuk meminta dukungan kepada beberapa sekutunya, termasuk Pyongyang.

Juru bicara pemerintah Jepang, Yoshimasa Hayashi, mengatakan pada Jumat bahwa negaranya mengutuk keras dugaan kesepakatan tersebut.

"Kami telah bekerja sama dengan sekutu seperti AS untuk membekukan aset 11 kelompok dan satu individu yang terlibat dalam bantuan militer Russia-Korut yang dimaksudkan untuk mendukung invasi Moskwa ke Ukraina," kata Hayashi kepada wartawan. "Mereka melanggar resolusi keamanan PBB yang dengan tegas melarang transfer senjata dan material terkait ke Korut," imbuh dia.

Sementara itu surat kabar Jepang, Asahi, melaporkan bahwa sembilan kelompok dan individu tersebut berada di Russia sementara dua organisasi lainnya yang berbasis di Siprus, diduga membantu mengangkut senjata dari Korut.

Juga pada Jumat, Korsel memberlakukan sanksinya sendiri terhadap dua kapal Russia dan tujuh kapal Korut karena berbagai aktivitas, termasuk dugaan perdagangan pasokan militer antara Moskwa dan Pyongyang.

"Kapal-kapal itu membawa sejumlah besar kontainer antara Russia dan Korut yang mengangkut pasokan militer," kata Kementerian Luar Negeri Korsel dalam sebuah pernyataan.

Bantah Tuduhan

Pyongyang pekan lalu membantah tuduhan bahwa mereka mengirimkan senjata ke Russia, dengan mengatakan pihaknya tidak berniat mengekspor kemampuan teknis militer kami ke negara manapun. Namun negara yang sebagian besar terisolasi itu baru-baru ini memperkuat hubungan dengan Moskwa.

Korut berterima kasih kepada Russia bulan lalu karena menggunakan hak veto Dewan Keamanan PBB untuk memblokir pembaruan panel ahli yang memantau sanksi internasional terhadap rezim pemimpin Kim Jong-un.

Seoul mengatakan pada Jumat bahwa salah satu warga Korut yang baru terkena sanksi diduga terlibat dalam diskusi untuk memfasilitasi kesepakatan senjata dengan anggota kelompok Wagner Russia dari tahun 2022 hingga 2023.

Perusahaan lainnya terlibat dalam pengiriman solar, bahan penting untuk program pengembangan nuklir dan misil Pyongyang, dari Russia ke Korut, imbuh Seoul. Lima warga Korut lainnya terlibat dalam membantu mengumpulkan dana untuk mendukung program nuklir dan misil Pyongyang dengan mendapatkan mata uang asing sebagai pekerja IT sambil tinggal secara ilegal di Vladivostok.

Pengumuman pada Jumat ini disampaikan hanya beberapa hari sebelum para pemimpin Korsel, Jepang, dan Tiongkok, bertemu di Seoul untuk pertemuan puncak trilateral pertama mereka dalam hampir lima tahun. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

43 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.