Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jenazah Korban Banjir Ditemukan Mengambang di Murung Raya Kaltim

📅 Minggu, 20 Apr 2025, 19:12 WIB | Oleh:
Jenazah Korban Banjir Ditemukan Mengambang di Murung Raya Kaltim Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Jasad Norajidin warga Desa Muara Untu, Kabupaten Murung Raya, Kalteng, yang tenggelam saat dievakuasi oleh warga, Sabtu (19/4).

PURUK CAHU - Seorang warga Desa Muara Untu Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, Norajidin (51) ditemukan meninggal dunia dan jasadnya mengambang di samping rumah warga saat terjadi musibah banjir di desa tersebut pada Sabtu (19/4) sekitar pukul 05.30 WIB.

”Awal diketahui korban menghilang setelah adanya laporan kakaknya yang menyampaikan korban sudah satu hari tidak pulang,” kata Kapolsek Murung, Ipda Yakobus Riko saat dikonfirmasi, Minggu (20/4).

Dijelaskan Riko,  pada Rabu (16/4) pukul 15.00 WIB, korban berpamitan kepada kakaknya bernama Amir untuk berangkat kerja ke pasar Desa Muara Untu. Norajidin sehari-hari bekerja sebagai buruh angkut barang, namun kemudian hingga malam hari korban tidak pulang ke rumah.

Saat itu sang kakak mengira korban sedang tidur di posko dapur umum dekat gedung serbaguna Desa Muara Untu dikarenakan saat itu desa sedang mengalami banjir akibat luapan Sungai Barito.

“pada Jumat (18/4), karena korban masih belum kembali ke rumah maka kakaknya menanyakan kepada tetangga sekitar, tetapi kebanyakan warga tidak ada yang mengetahuinya. Kemudian kakaknya dengan dibantu warga mencoba mencari keberadaan korban namun tetap tidak ditemukan,” jelas Riko.

Upaya warga mencari korban akhirnya membuahkan hasil setelah adanya warga bernama Jaitun melihat sosok tubuh manusia mengenakan baju warna putih mengapung tersangkut di dahan pohon sawit samping rumahnya dan berteriak memanggil warga untuk mengecek.

Setelah ada warga lain datang dan langsung mengecek ternyata benar yang mengapung dekat pohon sawit tersebut adalah korban.

Korban meninggal dunia diduga akibat tenggelam karena saat itu desa mengalami banjir dengan ketinggian sekitar 150 cm, serta akses jalan di sebelah kantor desa menuju pasar terdapat Sungai Kalahuang.

"Menurut keterangan kakak korban juga bahwa korban ada memiliki riwayat sakit asma,” ungkap Riko.

Sementara itu setelah dievakuasi dari lokasi penemuan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka keluarga serta dilakukan visum et repertum oleh tim tenaga kesehatan. Setelah itu jenazah dimakamkan di TPU Desa Muara Untu. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.