Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Lebaran, Pemkot Surabaya Tambah Stok Beras dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah Benowo

📅 Rabu, 04 Mar 2026, 14:21 WIB | Oleh:
Jelang Lebaran, Pemkot Surabaya Tambah Stok Beras dan Minyakita di Gerakan Pangan Murah Benowo Doc: Istimewa
Ket. Gerakan Pangan Murah ini memang sengaja didekatkan ke wilayah pemukiman untuk mempermudah akses warga terhadap bahan pokok (bapok).

SURABAYA - Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kali ini, GPM diadakan di Kantor Kelurahan Benowo pada Rabu, (4/3).

Warga di wilayah tereebut, terlihat antusias menyerbu komoditas pangan berkualitas dengan harga di bawah pasar yang disediakan untuk menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan hingga menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kepala DKPP Kota Surabaya, Antiek Sugiharti, menjelaskan bahwa GPM ini memang sengaja didekatkan ke wilayah pemukiman untuk mempermudah akses warga terhadap bahan pokok (bapok).

“Selama Ramadan ini, salah satu fokus kami adalah mendekatkan kebutuhan komoditas pangan kepada masyarakat dengan harga terjangkau. Ini langkah nyata kota untuk mengantisipasi inflasi agar harga tetap stabil," ujar Antiek. 

Merespons tingginya permintaan warga menjelang lebaran, DKPP menambah varian dan jumlah stok barang. Jika sebelumnya hanya tersedia beras SPHP, kini beras kualitas premium juga disediakan karena besarnya minat masyarakat.

“Selain itu, kami juga tambah untuk stok gula pasir, minyak goreng, telur ayam dan cabai. Hal ini dilakukan agar semakin banyak kebutuhan warga yang terakomodir,” imbuhnya. 

Antiek tidak menampik adanya sedikit kendala pasokan minyak goreng dari pabrik, meski demikian ia memastikan hal tersebut sudah teratasi. "Kondisi pasokan sementara masih bisa dikendalikan dan harganya stabil," tambahnya.

Menjelang Idulfitri yang tinggal sekitar dua minggu lagi, Antiek mengimbau masyarakat Kota Surabaya untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Ia menekankan agar masyarakat belanja sesuai kebutuhan atau bijak dalam berbelanja.

"Stok pangan di Surabaya dalam kondisi aman. Kami harap warga belanja seperlunya agar tidak terjadi pemborosan atau banyak makanan yang terbuang (food waste). Belanjalah dengan nyaman karena harga akan terus kita kendalikan,”pesannya.

Kehadiran GPM ini disambut baik oleh warga, salah satunya Elianti, warga Kauman. Ia mengaku selisih harga di GPM sangat membantu pengeluaran rumah tangga di tengah kenaikan harga bapok di pasar.

"Sangat membantu sekali, harganya jauh lebih murah. Di pasar Minyakita sudah hampir 18.000, di sini masih  15.000 rupiah,"ungkap Eli biasa ia disapa.

Menurutnya, hampir semua kebutuhan pokok seperti telur dan gula di pasar sedang merangkak naik, sehingga GPM menjadi solusi tepat bagi warga. “Sangat terbantu dengan GPM, karena kita bisa membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” tandasnya.

Untuk diketahui, dalam GPM kali ini, DKPP menyiapkan beras 400 sak meliputi beras SPHP dan premium, Minyakita 1.200 liter, telur ayam 75 pack, daging segar dan kebutuhan pokok lainnya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.