Jatim dan Papua Diharapkan Waspadai Gelombang Tinggi karena Ada Dua Bibit Siklon
📅 Rabu, 17 Des 2025, 09:20 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Potensi bencana bisa terjadi di Jatim dan Papua karena terpantau terdapat dua bibit siklon. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan dua bibit siklon tropis yang terpantau di wilayah selatan Jawa Timur dan perairan Papua berpotensi memicu gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia pada 16–19 Desember 2025.
Direktur Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa Bibit Siklon Tropis 93S terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, sementara Bibit Siklon Tropis 95S berada di Laut Arafura barat Papua Selatan.
"Keberadaan dua sistem tersebut memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang, khususnya di wilayah perairan selatan Indonesia dan perairan sekitar Papua," ungkapnya.
Menurut dia, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 8-30 knot, sedangkan di wilayah selatan bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 6-30 knot.
BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Timur, perairan selatan Jawa Barat hingga Nusa Tenggara Timur, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, serta sejumlah perairan di wilayah Papua.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain itu, gelombang pada kategori yang sama juga berpotensi terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan barat Sumatera, Selat Karimata bagian utara, dan Laut Arafura bagian tengah.
BMKG juga mengingatkan potensi gelombang sangat tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter yang berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah dan Samudra Pasifik utara Maluku.
Eko menegaskan, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan, kapal tongkang, kapal feri, hingga kapal berukuran besar.
Sebaiknya Anda baca juga:
BMKG mengimbau masyarakat pesisir dan pelaku aktivitas maritim untuk meningkatkan kewaspadaan serta terus memantau informasi cuaca dan gelombang dari BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan di lapangan.
Hari Ini Hujan Seluruh Indonesia
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami hujan dengan intensitas bervariasi pada Rabu, mulai dari hujan ringan hingga hujan disertai petir.
Prakirawan BMKG Satriana Roguna dalam tayangan prakiraan cuaca yang dipantau di kanal YouTube BMKG pada Rabu pagi menyampaikan bahwa hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia.
"Di wilayah Sumatera, hujan ringan diprakirakan mengguyur Medan, Sumatera Utara; Padang, Sumatera Barat; Palembang, Sumatera Selatan; serta Bandar Lampung," ujar dia.
Kondisi serupa, kata Satriana melanjutkan, juga diprakirakan terjadi di Jakarta dan Bandung, Jawa Barat; Semarang, Jawa Tengah; Surabaya, Jawa Timur; serta Pontianak, Kalimantan Barat. Selain itu, hujan ringan berpotensi terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah; Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Makassar, Sulawesi Selatan; Kendari, Sulawesi Tenggara; Manado, Sulawesi Utara; Gorontalo, Sulawesi Utara; Ternate, Maluku Utara; Ambon, Maluku; Sorong dan Manokwari, Papua Barat; Jayapura dan Jayawijaya, Papua; serta Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di Pekanbaru, Riau; Serang, Banten; Tanjung Selor, Kalimantan Utara; serta Nabire, Papua Tengah.
Selanjutnya, BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan disertai petir di sejumlah wilayah. Di antaranya pada bagian barat Indonesia, hujan petir diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau; Jambi; Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung; serta Bengkulu.
Untuk wilayah timur Indonesia, potensi hujan petir berpeluang terjadi di Kupang, Nusa Tenggara Timur; Mamuju, Sulawesi Barat; serta Merauke, Papua Selatan.
Selain hujan, BMKG mencatat potensi berawan tebal di Banda Aceh, Aceh; Samarinda, Kalimantan Timur; serta Mataram, Nusa Tenggara Barat. Adapun kondisi berawan diprakirakan terjadi di Denpasar, Bali, dan cerah berawan di Yogyakarta. Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Palu, Sulawesi Tengah.
"BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui aplikasi Info BMKG, situs web resmi www.bmkg.go.id, serta media sosial @info.bmkg," ucap Satriana.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!