Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Berpeluang Menguat di Tengah Gejolak di Timur Tengah

📅 Senin, 06 Nov 2023, 09:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Berpeluang Menguat di Tengah Gejolak di Timur Tengah Doc: ANTARA/Hafidz Mubarak A
Ket. Ilustrasi - Pekerja memotret layar yang menampilkan pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia di Jakarta.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, berpeluang bergerak menguat di tengah masih panasnya konflik di Timur Tengah.

IHSG dibuka menguat 27,41 poin atau 0,40 persen ke posisi 6.816,26. Sementara itu kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,77 poin atau 0,64 persen ke posisi 909,92.

"IHSG berpeluang bergerak menguat pada awal pekan ini," sebut Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.


Dari mancanegara, pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih bergejolak pekan ini karena konflik di Timur Tengah antara Israel vs Hamas yang belum menunjukkan tanda-tanda mendingin, hingga data penting dari Tiongkok.

Tiongkok akan merilis data ekspor-impor hingga neraca dagang, yang diperkirakan akan terjadi kenaikan menjadi 81,95 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

AS juga akan merilis data neraca dagang beserta ekspor-impor, yang diperkirakan akan berada di defisit 60 miliar dolar AS, atau lebih dalam dibandingkan defisit periode sebelumnya 58,3 miliar dolar AS.

Dari dalam negeri, pada hari ini, Senin (06/11), Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2023, yang diperkirakan mencapai 5,03 persen year on year (yoy) dan 1,71 quartal to quartal (qoq).

Selain itu, pemerintah juga akan mengumumkan stimulus yang kemungkinan adalah gratis Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah komersial baru, atau PPN ditanggung pemerintah (PPN DTP) 100 persen untuk rumah seharga sampai Rp5 miliar.

Sementara itu, bursa saham AS ditutup menguat pada pekan lalu, yang didominasi oleh data ketenagakerjaan AS yang sesuai estimasi dan pernyataan Jerome Powell yang dinilai tidak terlalu ketat untuk kebijakan The Fed ke depan.

Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain, indeks Nikkei menguat 765,50 poin atau 2,40 persen ke 32.715,40, indeks Hang Seng menguat 287,80 poin atau 1,63 persen ke 17.951,92, indeks Shanghai menguat 10,60 poin atau 0,35 persen ke 3.041,40, dan indeks Straits Times menguat 17,39 poin atau 0,55 persen ke 3.161,05.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.