Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IDI Dogiyai Ungkap Bahaya Radang Panggul, Ini Cara Pengobatannya

📅 Selasa, 17 Des 2024, 14:35 WIB | Oleh:
IDI Dogiyai Ungkap Bahaya Radang Panggul, Ini Cara Pengobatannya Doc: iStockphoto/Nitcharee

JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dogiyai ididogiyai.org mengungkapkan, salah satu penyakit yang sering diderita oleh wanita yakni radang panggul. Radang panggul, atau dikenal dalam medis Pelvic Inflammatory Disease (PID), adalah infeksi pada organ reproduksi wanita, termasuk serviks, rahim, saluran tuba, dan ovarium.

IDI Dogiyai menjelaskan bahwa radang panggul cukup berbahaya jika dibiarkan begitu saja. Radang panggul dapat menimbulkan komplikasi jangka panjang, seperti: Gangguan kesuburan, Nyeri panggul kronis, Kehamilan ektopik (janin berada di luar rahim).

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dogiyai adalah dr. Yohanis Titaley. Dalam perannya, dr. Yohanis berkomitmen untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Dogiyai, Papua. IDI Dogiyai berfokus pada pengembangan sistem kesehatan yang lebih baik dan memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan yang berkualitas.

IDI saat ini melakukan penelitian terkait penyakit radang panggul kemudian rekomendasi obat yang dapat diberikan bagi penderitanya.

Apa saja ciri-ciri terjadinya radang panggul?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Dogiyai menjelaskan Radang panggul, atau Pelvic Inflammatory Disease (PID), adalah infeksi pada organ reproduksi wanita yang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut adalah ciri-ciri terjadinya radang panggul meliputi:

1. Nyeri di perut bagian bawah

Nyeri perut atau sakit perut adalah keluhan umum yang bisa disebabkan oleh berbagai hal, seperti gangguan pada organ dalam perut atau di luar perut. Sakit perut yang terasa di area bawah perut dan panggul, sering kali memburuk saat bergerak atau beraktivitas.

2. Keputihan tidak normal

Keputihan adalah respon alami tubuh untuk menjaga organ reproduksi tetap bersih dan lembab. Ini adalah lendir atau cairan yang keluar dari vagina dan leher rahim. Keputihan yang berwarna kuning atau hijau, berbau tidak sedap, dan mungkin disertai rasa gatal atau iritasi.

3. Nyeri saat berhubungan intim

Penderita radang panggul juga akan merasakan nyeri saat berhubungan intim. Rasa nyeri yang dirasakan selama atau setelah berhubungan seksual, yang bisa sangat mengganggu.

4. Demam disertai menggigil

Adapun ciri-ciri terakhir penderita radang panggul adalah demam. Demam tinggi (di atas 38°C) yang sering disertai dengan menggigil, menunjukkan adanya infeksi dalam tubuh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.