Heboh Fenomena Sinkhole di Daerah Batu Kapur Nagari Situjuah Batua
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 23:52 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/Destyan Sujarwoko
PADANG - Ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi Ade Edward menyebut fenomena sinkhole atau tanah tiba-tiba berlubang dengan diameter yang cukup besar kerap terjadi di daerah batu kapur, seperti di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.
"Fenomena sinkhole ini sebenarnya sering terjadi, terutama di daerah bukit kapur," kata Ade Edward di Kota Padang, Minggu (4/1).
Ade menjelaskan Nagari Situjuah merupakan kawasan batu kapur, namun tertutup oleh material erupsi Gunung Sago, sehingga tidak terlihat jelas. Kawasan subur ini umumnya dikelola oleh masyarakat setempat sebagai lahan pertanian.
Sifat dari kawasan batuan kapur adalah mudah larut jika terkena air hujan, kemudian terjadi retakan yang pada akhirnya menciptakan lubang besar atau disebut juga dengan fenomena sinkhole.
Ade mengatakan fenomena lubang besar yang tiba-tiba muncul di permukaan tanah tidak hanya terjadi di Nagari Situjuah, Kabupaten Limapuluh Kota. Kejadian serupa sebelumnya juga pernah terjadi di daerah Kamang, Kabupaten Agam yang merupakan kawasan batuan kapur.
Sebaiknya Anda baca juga:
Biasanya, ucap Ade, terdapat sungai bawah tanah di lokasi terjadinya sinkhole. Kondisi ini dapat membahayakan keselamatan masyarakat jika terjadi di pemukiman atau berdekatan dengan rumah warga.
Ia menduga kejadian tanah berlubang dengan ukuran cukup besar di Nagari Situjuah Batua bisa jadi dikarenakan adanya penyumbatan di bawah tanah dan terjadi retakan, sehingga tanah tersebut tiba-tiba ambruk.
Menurutnya, pemerintah daerah atau masyarakat perlu sesegera mungkin menutup atau menimbun lubang tersebut dengan material tanah, pasir, batu hingga dilakukan pengecoran demi mencegah kecelakaan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Jadi, ini bukan fenomena baru di Situjuah. Masyarakat lokal kerap menyebutnya dengan istilah Sawah Luluih," ujar dia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!