Hakim AS Berusia 92 Tahun Pimpin Sidang Kasus Maduro, Sepak Terjangnya Tak Main-main!
📅 Selasa, 06 Jan 2026, 08:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: NYT via Redux
NEW YORK - Alvin Hellerstein, hakim AS berusia 92 tahun yang menangani kasus pemimpin Venezuela Nicolas Maduro, telah memimpin sejumlah persidangan penting selama puluhan tahun berkiprah di pengadilan.
Maduro dan istrinya, Cilia Flores, pertama kali hadir di ruang sidang Hellerstein di Manhattan pada hari Senin (5/1), dan menyatakan tidak bersalah atas tuduhan terorisme narkoba dan tuduhan lainnya.
Maduro didakwa pada tahun 2020 dalam kasus perdagangan narkoba yang luas yang telah ditangani Hellerstein selama hampir 15 tahun dan telah menghasilkan vonis terhadap mantan kepala intelijen Venezuela, Hugo Armando Carvajal.
Lulusan sekolah hukum Universitas Columbia, Hellerstein bertugas sebagai pengacara di Angkatan Darat AS dari tahun 1957 hingga 1960 sebelum memasuki praktik swasta.
Ia dinominasikan oleh mantan presiden Bill Clinton pada tahun 1998 untuk menjadi hakim pengadilan distrik untuk Distrik Selatan New York.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selama kariernya yang panjang, Hellerstein telah memimpin beberapa kasus perdata yang berasal dari kasus serangan Al-Qaeda pada 11 September 2001 di New York dan Washington.
Ia juga pernah berselisih dengan Donald Trump, menolak permintaan presiden untuk memindahkan kasus suapnya di New York ke pengadilan federal.
Hellerstein juga memblokir pemerintahan Trump tahun lalu untuk mendeportasi anggota geng Venezuela yang diduga tanpa sidang pengadilan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada bulan September, ia menjatuhkan hukuman lebih dari tujuh tahun penjara kepada Charlie Javice, pendiri perusahaan rintisan teknologi terkemuka, setelah dinyatakan bersalah karena menipu JPMorgan Chase dalam kesepakatan senilai $175 juta.
Dalam kasus penipuan terkenal lainnya, Hellerstein menjatuhkan hukuman 18 tahun penjara kepada Bill Hwang, pendiri perusahaan investasi AS Archegos Capital Management.
Ia juga memimpin persidangan tahun lalu di mana juri memutuskan peran raksasa perbankan Prancis BNP Paribas di Sudan telah membantu menopang rezim mantan penguasa Omar al-Bashir, dan memberikan ganti rugi sebesar $20,75 juta kepada tiga penggugat dari Sudan.
Dalam putusan penting tahun 2015, Hellerstein memerintahkan pemerintah AS untuk merilis sejumlah foto yang menggambarkan penyiksaan terhadap tahanan di Irak dan Afghanistan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!