Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Hadapi Musim Kemarau, BPBD Cianjur Siagakan 1.000 Relawan

📅 Senin, 02 Sep 2024, 16:56 WIB | Oleh:
Hadapi Musim Kemarau, BPBD Cianjur Siagakan 1.000 Relawan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Warga Kampung Bolang, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat, sejak satu bulan terakhir terpaksa menggunakan air Sungai Cikondang untuk kebutuhan mandi dan mencuci.

CIANJUR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menyiagakan sekitar 1.000 Relawan Tangguh Bencana (Retana) di setiap desa dan kecamatan untuk menghadapi kemarau, terutama melakukan pendataan dan permintaan air bersih akibat dampak kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Cianjur Asep Sukma Wijaya di Cianjur, Senin, mengatakan, meski sejumlah kecamatan dilaporkan mengalami kesulitan air akibat kemarau, namun pihaknya belum mendapat permintaan pasokan air bersih dari masyarakat.

"Kami sudah meminta relawan atau masyarakat langsung mengajukan permintaan pasokan air melalui desa atau langsung ke BPBD Cianjur, tercatat sejumlah kecamatan sudah mengalami kesulitan air bersih, namun belum ada pengajuan permintaan," katanya.

Pengajuan dapat melalui relawan, pemerintah desa, dilanjutkan ke BPBD Cianjur, sehingga pihaknya menindaklanjuti dengan mengirim truk tangki air bersih ke wilayah terdampak yang mengajukan permohonan, termasuk berkoordinasi dengan PDAM dan PMI Cianjur.

"Nanti surat pengajuan menjadi dasar kami untuk berkoordinasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur dan PerumdaTirta Mukti Cianjur guna mengirimkan air bersih ke wilayah terdampak kemarau," katanya.

Sementara warga Kampung Bolang, Desa Cimanggu, Kecamatan Cibeber, sejak satu bulan terakhir terpaksa menggunakan air Sungai Cikondang untuk kebutuhan mandi dan mencuci karena sumber mata air atas menghilang termasuk sumur milik warga mengering.

Setiap pagi dan sore ungkap warga harus berjalan kaki hingga 1 kilometer ke pinggir sungai untuk mencuci, mandi dan kegiatan lainnya karena tidak lagi memiliki sumber air di tengah perkampungan.

"Untuk minum dan kebutuhan memasak kami membeli air kemasan atau galon, sedangkan untuk mencuci dan mandi biasanya ke Sungai Cikondang bersama warga lain, karena air di kolam dan sumur warga sudah mengering sejak sebulan terakhir," kata warga Desa Cimanggu, Naraya (32).

Tidak hanya warga dari Desa Cimanggu, setiap hari warga dari desa lainnya memanfaatkan air sungai untuk kebutuhan yang sama, karena sumur dan kolam yang biasa menampung air di perkampungan sudah mulai mengering.

"Kami berharap kemarau tidak panjang dan segera turun hujan karena setiap hari harus ke sungai cukup berat dan kami berharap ada bantuan air bersih dari pemerintah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.