Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunung Paling Aktif di Amerika Meletus, Ratusan Warga Guatemala Dievakuasi

📅 Jumat, 05 Mei 2023, 08:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Paling Aktif di Amerika Meletus, Ratusan Warga Guatemala Dievakuasi Doc: Newsweek/AFP
Ket. Gunung berapi Fuego, seperti yang terlihat dari Alotenango, sebuah kotamadya di departemen Sacatepequez barat daya Guatemala City, meletus pada 11 Desember 2022.

GUATEMALA CITY - Pihak berwenang Guatemala mengevakuasi ratusan orang dan menutup jalan saat gunung berapi paling aktif di Amerika Tengah meletus Kamis (4/5), memuntahkan awan abu tebal di atas pertanian dan kota tidak jauh dari ibu kota.

Sekitar 350 orang dievakuasi dari komunitas di dekat kaki gunung berapi, kata pejabat perlindungan sipil Rodolfo Garcia kepada AFP.

Pusat bencana Conred Guatemala mengatakan gunung berapi bernama Fuego, bahasa Spanyol untuk "api," mengirimkan "aliran piroklastik" - campuran gas, abu, dan pecahan batu bersuhu tinggi "yang turun dengan kecepatan tinggi ke sisi-sisi kompleks vulkanik. ."

Kolom abu yang dikeluarkan oleh Fuego mencapai lebih dari 6.000 meter (sekitar 19.000 kaki) di atas permukaan laut.

Conred mengatakan abu jatuh ke barat dan barat daya gunung berapi, yang berjarak 22 mil (35 kilometer) barat daya ibu kota Guatemala City.

Emisi yang lebih kuat dapat mengikuti letusan "tingkat tinggi" yang terus berlanjut, dan memperingatkan bahwa curah hujan dapat menyebabkan tanah longsor .

Garcia memperkirakan 130.000 orang tinggal di daerah yang terpapar abu yang jatuh sejauh 62 mil (100 kilometer) dari kawah.

Dia mengatakan 13 tempat penampungan darurat telah dibuka di empat kota terdekat yang mampu menampung 7.600 orang.

Pihak berwenang memilih untuk menutup rute RN-14 di lereng gunung berapi yang menghubungkan beberapa kota ke kota kolonial Antigua, objek wisata utama negara itu dan situs Warisan Dunia UNESCO.

Warga yang tinggal di daerah yang berisiko awan abu diimbau agar mengikuti instruksi dari pihak berwenang dengan hati-hati. Penduduk dan wisatawan didesak untuk menghindari area terlarang sejauh 7 km di sekitar gunung berapi.

Penghuni harus menutup tangki air untuk menghindari kontaminasi, memakai masker agar tidak menghirup abu, membersihkan puing-puing yang jatuh dari atap rumah mereka untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh endapan yang berat, dan menyiapkan alat penyelamat evakuasi untuk diri mereka sendiri dan hewan peliharaan mereka.

Polisi transit merilis foto yang menunjukkan mobil dan sepeda motor berhenti di sepanjang jalan raya untuk menghindari terjebak dalam abu yang jatuh.

Desember lalu, letusan lahar dan abu oleh gunung berapi yang sama memaksa otoritas Guatemala untuk menutup sementara bandara terbesar negara itu.

Gunung berapi setinggi 3.763 meter ini meletus rata-rata setiap empat hingga lima tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.