Gubernur NTT: Gerai NTT Mart Sudah Tersebar di Kabupaten/Kota, Jumlahnya Ada 18
📅 Rabu, 28 Jan 2026, 08:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
KUPANG – Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena mengatakan saat ini terdapat 18 gerai NTT Mart yang tersebar di sejumlah Kabupaten/kota di provinsi berbasis kepulauan itu.
“Hari ini saya meresmikan Gerai NTT Mart by UBSP Lembu Nai SMAN 2 Langke Rembong di Kabupaten Manggarai. Gerai ini menjadi NTT Mart ke-18 yang hadir di NTT,” kata Melki Laka Lena dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Selasa (27/1).
Melki mengatakan NTT memiliki sumber daya yang sangat besar, tetapi selama ini belum dikelola secara optimal. NTT Mart hadir untuk memuliakan produksi UMKM lokal, agar produk masyarakat memiliki ruang, tempat, dan pasar yang jelas.
“Ini adalah bagian dari upaya membangun ekonomi NTT yang produktif, bukan konsumtif,” ujar dia.
Dia mendorong desa, komunitas, dan sekolah untuk mengembangkan produk unggulan masing-masing agar bisa dipasarkan melalui NTT Mart. Melki menambahkan, UMKM NTT saat ini masih menghadapi empat tantangan utama, yakni permodalan, pendampingan, literasi keuangan, dan akses pasar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, menurut Melki, perbankan perlu hadir melalui KUR dan pendampingan, sekaligus memperkuat literasi keuangan masyarakat. “Soal pasar, NTT Mart adalah bentuk nyata keberpihakan pemerintah,” kata Melki.
Menurut dia, jika produksi sudah lengkap dan berkelanjutan, dia akan mendorong ASN untuk berbelanja di NTT Mart, minimal Rp100 ribu per bulan, karena yang dibeli adalah produk yang digunakan sehari-hari.
Dia juga berharap konsep One Village One Product (OVOP) harus terus berjalan, menjadi kekuatan ekonomi berbasis komunitas. NTT Mart merupakan komitmen bersama untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis produksi dan pemberdayaan UMKM.
Sebaiknya Anda baca juga:
“NTT Mart bukan sekadar tempat belanja, tetapi etalase kebanggaan produk lokal NTT dan penggerak ekonomi rakyat. Mari kita beli produk kita sendiri, agar UMKM kita tumbuh kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!