Gubernur KDM Usul Bongkar Teras Cihampelas, Pemkot Bandung Akan Kaji
📅 Kamis, 03 Jul 2025, 22:40 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Rubby Jovan
KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengkaji usulan pembongkaran Teras Cihampelas yang diajukan oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM), karena kawasan tersebut tidak lagi difungsikan secara optimal.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan bahwa opsi pembongkaran menjadi salah satu pertimbangan yang sedang dikaji, meskipun keputusan final belum ditetapkan.
“Dijual mah enggak mungkin. Disewakan enggak mungkin. Nah kemungkinan itu (dibongkar). Tapi ini baru usul dari Pak Gubernur,” ujar Farhan di Bandung, Kamis (3/7).
Farhan menyampaikan bahwa pelepasan aset daerah bukan perkara sederhana karena melibatkan proses administratif hingga politis.
Oleh karena itu, kata dia, Pemerintah Kota Bandung akan melakukan koordinasi dengan DPRD Kota Bandung serta Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) untuk menelaah usulan dari Gubernur Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, alasan utama di balik usulan pelepasan aset ini berkaitan dengan permasalahan tata ruang di kawasan Cihampelas.
Ia menilai keberadaan Teras Cihampelas juga telah mengganggu nilai historis di kawasan tersebut.
“Kata saya mah ada masalah di tata ruang. Bukan masalah macet saja. Dampaknya adalah Jalan Cihampelas yang bisa kita lestarikan sebagai salah satu jalan bersejarah dengan pagar pohon sempat terganggu karena ada Teras Cihampelas,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meskipun demikian, Farhan memastikan Teras Cihampelas tidak dibiarkan kumuh, namun akan dilakukan pembersihan secara rutin serta penambahan pengamanan.
“Tugas kami adalah memastikan Teras Cihampelas aman, bersih, dan terang benderang,” katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!