Gubernur DKI Tekankan Pentingnya Transparansi Soal Dugaan Beras Oplosan
📅 Rabu, 23 Jul 2025, 22:55 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Istimewa
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan tanggapannya terkait dugaan beras oplosan yang melibatkan PT Food Station Tjipinang Jaya. Ia menekankan pentingnya keterbukaan dan akuntabilitas terkait temuan ini.
Gubernur Pramono juga menyatakan telah berkomunikasi dengan Menteri Pertanian mengenai hal ini.
"Kebetulan sebelum saya sampai di Jakarta saya berkomunikasi dengan Menteri Pertanian. Apapun yang menjadi arahan dan sekaligus temuan, maka saya bilang tidak boleh ditutup-tutupi," ujar Gubernur Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (23/7).
Menurut Gubernur Pramono, semua pihak yang terlibat harus bertanggung jawab. Karena itu, transparansi merupakan hal yang penting. Namun ia juga meminta agar PT Food Station menyampaikan secara apa adanya jika memang tidak terlibat.
"Tetapi saya juga kemudian menyampaikan, kalau kalian semua tidak melakukan seperti apa yang dipikirkan, ya harus disampaikan apa adanya," kata dia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Gubernur Pramono, Food Station memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas harga di Jakarta dan mengendalikan inflasi. Pramono sendiri mengaku memiliki tanggung jawab terkait hal itu.
"Untuk menjaga harga di Jakarta dan juga untuk supaya inflasi tidak terjadi naik tinggi, maka mereka mempunyai kontribusi yang signifikan untuk itu," ungkap dia.
Terkait kasus dugaan oplosan ini, Gubernur Pramono pun menyerahkannya kepada aparat penegak hukum.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Itu nanti aparat penegah hukumnya. Saya tidak mau ikut campur urusan itu," pungkas Gubernur DKI Jakarta. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!