Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Banten Tekankan Akuntabilitas Anggaran Desa Cegah Penyimpangan

📅 Selasa, 25 Nov 2025, 05:43 WIB | Oleh:
Gubernur Banten Tekankan Akuntabilitas Anggaran Desa Cegah Penyimpangan Doc: antara foto
Ket. Gubernur Banten Andra Soni

SERANG - Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam tata kelola pemerintahan desa sebagai upaya mencegah penyimpangan penggunaan anggaran.

Ia meminta setiap kepala desa memastikan administrasi dan pertanggungjawaban keuangan berjalan tertib dan sesuai aturan.

“Semuanya harus siap mempertanggungjawabkan SPJ. Harus transparan dan taat aturan,” kata Andra dalam keterangannya di Kota Serang, Senin (24/11).

Andra juga menyoroti peluncuran aplikasi Jaga Desa oleh kejaksaan sebagai instrumen pemantauan transparansi dana desa.

Platform digital tersebut, menurutnya, dapat menjadi alat bantu pelaporan sekaligus pencegah penyimpangan anggaran. Ia mengingatkan bahwa sejumlah kepala desa di Banten pernah berhadapan dengan masalah hukum sehingga sistem pengawasan tidak boleh longgar.

Selain pengendalian anggaran, Andra menyampaikan percepatan pembangunan desa melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) yang menargetkan peningkatan akses ekonomi di desa.

“Kalau ingin Indonesia maju, mulai dari desa. Tulang punggung pembangunan itu desa. Di Tangerang saya lihat banyak jalan desa yang masih perlu diperbaiki,” ujarnya.

Ia menegaskan keadilan anggaran harus berpihak pada desa yang paling membutuhkan, termasuk di Kabupaten Tangerang, Serang, Lebak dan Pandeglang. Untuk memperkuat kapasitas fiskal desa, Pemprov Banten menyiapkan peningkatan bantuan keuangan secara bertahap. 

“Tahun 2026, Insya Allah dari 100 juta naik menjadi 120 juta. Ini komitmen kami dan akan terus kami tingkatkan,” ungkapnya.

Andra juga meminta masyarakat meningkatkan kedisiplinan membayar pajak kendaraan bermotor (PKB), mengingat 66 persen pendapatan PKB menjadi bagian fiskal kabupaten dan kota. Penerimaan tersebut, katanya, akan memberikan ruang lebih besar bagi pembangunan desa.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang akan terus diperkuat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan sekolah negeri baru, dan peningkatan layanan dasar masyarakat. 

Ia menyampaikan dukungan terhadap komitmen Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang dinilainya konsisten turun langsung ke masyarakat. “Pemkab Tangerang memiliki fiskal kuat, namun wilayahnya luas sehingga perlu kerja keras yang konsisten,” ujarnya.

Andra berharap penguatan akuntabilitas anggaran desa, percepatan pembangunan, dan kedisiplinan fiskal masyarakat dapat menjadi fondasi percepatan kesejahteraan wilayah perdesaan di seluruh Banten.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

38 menit yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.