Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Bali Minta Perbekel Dalam Dua Tahun Selesaikan Masalah Sampah

📅 Kamis, 24 Agu 2023, 16:29 WIB | Oleh:
Gubernur Bali Minta Perbekel Dalam Dua Tahun Selesaikan Masalah Sampah Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Gubernur Bali, Wayan Koster, saat memberi arahan pengurus forum perbekel Bali soal penanganan masalah sampah di Denpasar, Kamis (24/8).

DENPASAR - Gubernur Bali, Wayan Koster, meminta perbekel atau kepala desa menyelesaikan masalah sampah dengan mengelola sampah berbasis sumber dan membatasi timbulan sampah plastik sekali pakai dalam waktu dua tahun.

"Saya tantang ini (masalah sampah) berapa tahun selesai? sejak dihitung hari ini, tapi saya jeda setahun jadi gubernur, tapi jangan semangatnya menurun, nanti saya tagih 2025," kata dia, di Denpasar, Kamis.

"Saya minta sekali ini serius pastikan. Dua tahun ya, sekarang 24 Agustus 2023, 24 Agustus 2025 dua tahun maksimal, kalau bisa 1,5 tahun lebih bagus," sambungnya saat pengukuhan pengurus forum perbekel Bali tahun 2023-2028.

Menurut orang nomor satu di Pemprov Bali itu, kepala desa semestinya memanfaatkan dana desa dengan baik dan berdampak bagi masyarakat, dan salah satunya dengan mengimplementasikan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali yang tertuang dalam peraturan gubernur.

Yang dimaksud Gubernur asal Buleleng itu adalah Peraturan Gubernur Bali Nomor 47/2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber dan Peraturan Gubernur Bali Nomor 97 Tahun 2018 tentang Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai.

"Saya ingin seperti di Punggul, Kabupaten Badung, bisa menyelesaikan masalah sampah di desanya, memilah sampah organik dan anorganik, diolah jadi pupuk disalurkan ke petani, kemudian yang anorganik diolah jadi kerajinan," ujarnya.

Di hadapan puluhan perbekel se-Bali itu Koster menyampaikan kebingungannya, lantaran hanya 18 desa yang sudah menerapkan pengelolaan sampah berbasis sumber melalui pembuatan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), padahal Pemprov Bali memastikan untuk menghibahkan tanah jika desa meminta untuk pembangunan TPS3R.

Koster mengaku akan lebih bangga lagi dengan desa-desa yang inovatif berusaha mencari sumber pendanaan untuk menangani sampah.

"Kalau semua desa begitu bersama desa adatnya maka Bali ini bersih, kalau bersih maka citra pariwisata akan naik, tidak ada lagi cerita sampah berjubel di satu tempat viral apalagi di Badung, Denpasar, Gianyar tempat yang menjadi destinasi wisata, harusnya masalah sampah ini selesai," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Koster meminta komitmen para perbekel, lebih jauh apabila komitmen tersebut tak dijalankan Gubernur Bali itu tak akan ragu untuk menyampaikan ke Menteri Desa PDTT untuk tidak mengeluarkan dana desa.

"Saya minta komitmennya, kalau ini tidak dilaksanakan terus terang saja saya akan bicara dengan Pak Menteri Desa tidak usah dikeluarkan saja dana desanya. Lantas untuk apa kalau tidak digunakan secara efektif menjawab permasalahan di desa, daripada tidak berdampak tidak produktif," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

12 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.