Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

“Grand Design' Pembangunan Penduduk Butuh Komitmen Pemda

📅 Kamis, 18 Jul 2024, 03:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
“Grand Design' Pembangunan  Penduduk Butuh Komitmen Pemda Doc: ANTARA/Auliya Rahman
Ket. Pemeriksaan Kesehatan l Petugas mengukur lingkar kepala balita saat Gebyar Layanan Publik di halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (17/7).

BKKBN menyebut grand design pembangunan kependudukan membutuhkan komitmen kuat pemda untuk meningkatkan kualitas penduduk demi kemajuan bangsa yang sejauh ini belum optimal.

JAKARTA - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyebut Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK) membutuhkan komitmen kuat pemerintah daerah (pemda) untuk meningkatkan kualitas penduduk demi kemajuan bangsa.

"Urusan bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana wajib dilaksanakan seluruh pemda sesuai dengan kewenangan yang telah diatur di undang-undang, dan sejalan dengan rencana pelaksanaan GDPK, di mana kualitas penduduk menjadi faktor penting dalam mencapai kemajuan bangsa," kata Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan BKKBN Ahmad Taufik dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (17/7).

Adapun Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 153 Tahun 2014 telah mengatur tentang GDPK, tetapi menurut Taufik, pelaksanaannya masih belum optimal. "Hal ini perlu mendapatkan masukan dari berbagai pihak terkait strategi penyusunan perencanaan pembangunan berbasis data kependudukan yang diimplementasikan dalam GDPK," ucapnya.

Rekomendasi-rekomendasi kebijakan, kata dia, diharapkan dapat berkontribusi dalam percepatan penurunan stunting dan pelaksanaan GDPK di seluruh wilayah di Indonesia, karena penduduk merupakan pusat dalam perencanaan dan pelaksana pembangunan, sehingga diperlukan suatu desain yang menyeluruh terkait pembangunan yang berbasis kependudukan.

Pada tahun 2045, lanjutnya, jumlah penduduk Indonesia diperkirakan mencapai 320 juta jiwa. Apabila angka kelahiran total atau Total Fertility Rate (TFR) dapat ditahan di angka 2,1 maka peluang bonus demografi dapat dicapai. Oleh karena itu pelaksanaan GDPK sebagai dokumen strategis berjangka panjang wajib disusun pemerintah pusat dan daerah.

"Karena itu komitmen pemda perlu ditingkatkan, khususnya dalam perumusan perencanaan pembangunan," ujarnya.

Dokumen GDPK

Sementara itu Perwakilan dari Pusat Riset Kependudukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Teguh Widodo menyampaikan belum semua aparat pemda dan pemangku kepentingan mendapatkan sosialisasi dokumen GDPK yang penting untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan di wilayahnya.

"Belum semua aparat dan pemangku kepentingan pemda juga memiliki komitmen yang tinggi dalam penyusunan dan pelaksanaan dokumen GDPK. Mutasi aparat pemda yang ditunjuk dalam tim penyusunan dokumen GDPK seringkali terjadi," ujarnya.

Sementara itu Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk BKKBN Munawar Asikin menyebutkan ada tiga hal penting yang dapat mendukung keberhasilan penyusunan dan implementasi cetak biru pembangunan kependudukan.

Tiga hal tersebut antara lain dokumen cetak biru perlu mengacu dan menjadi acuan rencana pembangunan di tingkat nasional dan daerah, uraian dalam cetak biru pembangunan kependudukan dapat memberi gambaran mengenai arah pembangunan kependudukan menuju 2045, dan periodisasi perencanaan pembangunan memberikan kesempatan untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan kependudukan dengan sektor lainnya.

"Cetak biru ini menjadi salah satu fondasi dasar naskah akademik penyusunan GDPK lima pilar," katanya.

Ia juga menyampaikan pentingnya strategi penyusunan GDPK yang komprehensif dan dapat diimplementasikan pemda karena elemen strategi yang komprehensif jika dijalankan dengan efektif dapat mewujudkan GDPK sebagai dokumen perencanaan yang andal dan berkualitas. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

23 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

58 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.