Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Girikerto, Desa Kaya Pesona Alam di Lereng Lawu

📅 Sabtu, 21 Sep 2024, 06:10 WIB | Oleh:
Girikerto, Desa Kaya Pesona Alam  di Lereng Lawu Doc: Istimewa

Memiliki sumber air yang melimpah dan juga perkebunan teh serta lahan pertanian yang luas, membuat Desa Girikerto diberkahi oleh udara yang segar serta keramahtamahan warga masyarakat yang memiliki kearifan lokal berupa budaya bersih desa yaitu sadranan pada setiap tahunnya.

Pesona alam di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, bukan semata hanya berupa hutan jati seperti yang terlihat saat melakukan perjalanan melewati jalan nasional Surabaya-Solo. Di bagian selatan terutama yang berada di lereng Gunung Lawu, bentang alamnya ternyata cukup indah dan udaranya amat sejuk.

Tempat terbaik untuk menikmati pesona alam Kabupaten Ngawi selatan adalah di Desa Wisata Girikerto. Tempat berlibur murah meriah dengan keindahan panorama pegunungan dan pertanian ini berada di Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Desa Girikerto memiliki alam berupa persawahan terasering, kebun teh, mata air yang tidak pernah surut, dan hutan pinus. Dengan semangat gotong royong dan kreativitas warganya, tempat ini kini menjadi destinasi wisata alam menarik.

Desa Girikerto dibagi ke dalam tiga dusun dan satu kampung yaitu Nglegok, Banjaran, Girikerto, dan Kampung Jamus. Berada di lereng Gunung Lawu, desa ini berada pada ketinggian 800 meter di atas permukaan laut (mdpl). Wilayahnya berupa persawahan, perkebunan, hutan tanaman industri, dan perkebunan teh.

Lokasi Desa Girikerto berjarak 37,7 kilometer dari pusat Kota Ngawi melewati jalan Jogorogo. Setelah perjalanan selama 1 jam 6 menit akan sampai di tempat ini. Sedangkan dari Surabaya jaraknya 215,2 kilometer melawati jalan tol Ngawi - Kertosono dalam waktu tempuh 3 jam 13 menit.

Daya tarik wisata Desa Girikerto adalah lahan pertanian terasering, mata air alami, pemandangan Gunung Lawu, dan perkebunan teh. Dengan memanfaatkan dana desa pemerintah desa dan kelompok sadar wisata (pokdarwis) desa ini bergotong-royong membangunnya agar menjadi desa wisata.

Di titik terbaik di tepi jalan desa, Pokdarwis Desa Wisata Girikerto bahkan membangun gardu pandang dari bambu dengan cara warna-warni. Dari gardu pandang ini pelancong dapat melihat bentang alam desa dengan sudut 360 derajat yang bisa digunakan untuk swafoto.

Usaha lain pokdarwis desa ini adalah mempercantik sumber mata air Sumber Koso. Di sini dilakukan pembangunan berupa pembuatan jalan beton, pembangunan meja, den merapikan bangunan keliling telaga sumber mata air, menyediakan tempat camping dan sebagainya.

Usaha warga desa dalam berhasil menghasilkan arus kunjungan yang banyak juga pernah mendapatkan penghargaan. Potensi alam yang dimiliki dan kreativitas warganya dalam menghadirkan destinasi yang menarik membuat Desa Wisata Girikerto menyabet penghargaan sebagai Dewi Cemara, akronim dari Desa Wisata Rakyatnya Cerdas Mandiri Sejahtera dari pemerintah Provinsi Jawa Timur pada tanggal 5 November 2023 lalu.

Tak hanya itu, pada tahun 2024 ini, Desa Wisata Girikerto masuk ke dalam daftar 500 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), sebuah ajang apresiasi yang diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Penilaian nominasi anugerah ini berdasarkan lima parameter yaitu daya tarik, amenitas, digital, kelembagaan dan sumber daya manusia, serta resiliensi. Dengan parameter tersebut Desa Girikerto berada pada klasifikasi Desa Wisata Rintisan, yakni desa wisata yang baru mulai beroperasi dan masih dalam lingkup terbatas.

Kebun Teh dan Mata Air

Daya tarik lain di Desa Wisata Girikerto selain pertanian terasering adalah perkebunan teh yang berada di Kampung Jamus. Perkebunan ini didirikan pada zaman Belanda dan di dalam kawasan ini wisatawan dapat menikmati hijaunya daun teh yang menghampar, menyatu dalam lanskap khas lereng Gunung Lawu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.