Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Generasi Z Diajak untuk Bantu Kampanyekan Stop Pernikahan Anak

📅 Kamis, 14 Des 2023, 05:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Generasi Z Diajak untuk Bantu Kampanyekan Stop Pernikahan Anak Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Palu
Ket. Wakil Wali Kota Palu, Reny A Lamadjido menyampaikan arahannya pada kegiatan Gen-Z peduli stunting dan pernikahan anak berlangsung di Kota Palu, Rabu (13/12/2023).

Palu - Pemerintah Kota Palu, Sulawesi Tengah mengajak Generasi Z (Gen-Z) Kampanyekan gerakan stop pernikahan anak sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak dalam meraih masa depan yang cemerlang.

"Pernikahan dini tidak hanya berdampak pada kesehatan reproduksi, tetapi juga dapat berdampak pada ekonomi keluarga, sehingga penting dikampanyekan stop pernikahan anak," kata Wakil Wali Kota Palu Reni Lamadjido dalam acara Gen-Z pedulistuntingdan pernikahan anak berlangsung di Palu, Rabu.

Menurut dia, anak usia remaja masih memiliki masa depan untuk meraih cita-cita yang sudah tertanam dalam diri, maka nikmati usia muda dalam melakukan kegiatan-kegiatan bernuansa positif.

Hindari pergaulan bebas dan manfaatkan waktu untuk belajar demi mengejar impian serta tanggalkan pernikahan usia muda, karena hal itu dapat merugikan diri sendiri dikarenakan usia belum matang.

"Pernikahan di usia remaja sangat berpotensi melahirkan anak dengan gizi kurang dan rentan terkenastuntingatau tengkes. Kemudian dari sisi media tidak baik untuk kesehatan alat reproduksi bagi perempuan, sehingga pemerintah gencar melakukan edukasi sebagai bentuk pencegahan," tutur mantan Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tengah ini.

Dari pandangan kesehatan, katanya, bahaya perkawinan dini dapat mempengaruhi emosional dan psikologi pada pasangan yang menikah, tuntutan beban semakin berat karena harus menafkahi keluarga, mengurus anak dan rumah tangga yang seharusnya belum mereka alami.

Kemudian, pola pikir yang belum fokus sehingga rentan menimbulkan perselisihan dalam rumahtangga karena usianya masih dalam masa perkembangan, belum memiliki kemampuan yang cukup untuk menghadapi masalah dan tekanan dalam kehidupan pernikahan.

"Guna menghindari risiko-risiko tersebut dibutuhkan peran keluarga dalam mendidik anak. Lalu pemerintah dan pihak-pihak lainnya melakukan intervensi melalui kebijakan guna meminimalisir perkawinan dini," ujar Reny.

Di kesempatan itu, ia mengajak instansi teknis membangun kolaborasi lintas sektor dalam melakukan pencegahan.

"Dalam urusan seperti ini, Pemkot Palu berkomitmen menekan angka perkawinan dini, salah satu fokus kegiatan yakni memasifkan edukasi dan literasi stop pernikahan anak dengan membangun kerja sama lintas sektor, baik pemerintah tingkat provinsi maupun badan dan lembaga terkait," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
Olahraga
Iran Membidik Langkah Berse...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.