Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganjar: Transisi Energi Jadi Prioritas Pemerintah Indonesia ke Depan

📅 Senin, 18 Sep 2023, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ganjar: Transisi Energi Jadi Prioritas Pemerintah Indonesia ke Depan Doc: ANTARA/Tim Media Ganjar Pranowo
Ket. Ganjar Pranowo

SEMARANG - Bakal calon presiden dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menegaskan bahwa transisi energi akan menjadi prioritas Pemerintahan Indonesia ke depan, termasuk upaya pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang terus digenjot untuk melindungi bumi dari ancaman kerusakan lingkungan.

"Kita butuh transisi energi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang sangat besar dan menyelamatkan lingkungan. Kalau hanya mengandalkan energi fosil, itu tidak akan cukup dan kita akan menikmati kerusakan lingkungan yang lebih parah," kata Ganjar Pranowo melalui keterangan tertulis yang diterima di Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/9)

Saat ini saja, kata Ganjar lagi, dampak dari penggunaan energi fosil sudah terjadi dan isu pencemaran udara di Jakarta misalnya, disebabkan karena penggunaan energi yang tidak ramah lingkungan.

"Kita harus cepat beralih ke energi ramah lingkungan, maka program saya ke depan mewujudkan green energy and blue energy," ujarnya saat mengisi kuliah kebangsaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia.

Ganjar menyebut penggunaan energi baru terbarukan penting untuk mencukupi kebutuhan energi nasional, sebab jika hanya mengandalkan energi fosil, maka kebutuhan energi tidak akan pernah tercukupi.

"Dan potensinya kita punya banyak, tapi sampai sekarang belum bisa berjalan. Sebenarnya itu sangat bisa, tinggal seberapa serius kita menuju ke sana," imbuh dia.

Menurut Ganjar, butuh pemimpin yang memiliki leadership yang kuat untuk mewujudkan itu, sebab dibutuhkan keputusan politik agar cita-cita transisi energi di Indonesia bisa berjalan.

"Kadang saya gemas, ketemu dirjennya dan tanya soal EBT sampai mana, dijawab belum Pak Ganjar. Padahal dirjennya sudah sering diganti, tapi keputusan energinya belum juga ganti," kata dia.

Selain soal transisi energi, dalam kuliah kebangsaan itu Ganjar menyampaikan sejumlah gagasannya untuk memajukan Indonesia, yakni tiga fondasi yang harus dikerjakan agar Indonesia benar-benar bisa menjadi negara maju.

Pertama adalah meningkatkan anggaran negara hingga dua kali lipat, kedua, dengan digitalisasi sistem pemerintahan, dan yang ketiga dengan pemberantasan korupsi. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

30 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

54 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.