Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ganggu Ketertiban Umum, Pemkot Palembang Larang Warga 'Live Streaming' di Jembatan Ampera

📅 Rabu, 14 Mei 2025, 18:47 WIB | Oleh:
Ganggu Ketertiban Umum, Pemkot Palembang Larang Warga 'Live Streaming' di Jembatan Ampera Doc: ANTARA/M imam pramana
Ket. Salah satu aksi live streaming di atas Jembatan Ampera Palembang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), melarang warga live streaming media sosial di atas Jembatan Ampera yang biasa dilakukan sejumlah konten kreator saat malam hari.

Kepala Bidang Penertiban Umum Satpol-PP Palembang Cherly Panggar Besi di Palembang, Rabu (14/5), mengatakan pihaknya mulai membubarkan para konten kreator live streaming di Jembatan Ampera tersebut sejak semalam.

Ia menyebutkan hal tersebut dilakukan sebagai respons atas gangguan ketertiban umum yang ditimbulkan dari aktivitas tersebut, terutama terhadap arus lalu lintas kendaraan di sekitar lokasi.

"Ini menjadi atensi langsung dari Wali Kota Palembang yang disampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang," katanya.

Ia menambahkan kegiatan itu, khususnya yang melibatkan aksi bernyanyi atau menari di atas jembatan, berpotensi membahayakan keselamatan serta mengganggu kelancaran lalu lintas.

Cherly mengungkapkan Pemkot Palembang tidak anti terhadap aktivitas para konten kreator. Justru sebaliknya, ia menegaskan pemerintah sangat mengapresiasi berbagai bentuk kreativitas warga, termasuk dalam membuat konten di media sosial.

Namun ia mengingatkan agar aktivitas tersebut dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan dan ketertiban umum.

“Kami sangat menghargai kreativitas masyarakat, tapi kami mengimbau agar para konten kreator bisa memilih lokasi yang lebih representatif untuk membuat konten," ujarnya.

Jika tetap ingin membuat konten di atas Jembatan Ampera, kata dia, alangkah baiknya dilakukan di luar jam sibuk, misalnya di atas pukul 00.00 WIB saat lalu lintas kendaraan sudah berkurang.

Pemkot Palembang melalui Satpol PP juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan menjaga ketertiban di ruang publik, termasuk di area-area ikonik seperti Jembatan Ampera.

Petugas akan rutin melakukan patroli guna memastikan tidak ada aktivitas yang membahayakan pengguna jalan atau mengganggu ketertiban umum lainnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.