Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Flu Burung Melanda Peternakan Bebek Australia

📅 Jumat, 14 Jun 2024, 11:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Flu Burung Melanda Peternakan Bebek Australia Doc: CNA/REUTERS/Stephane Mahe
Ket. Bebek di dalam peternakan unggas pada 24 Januari 2023.

CANBERRA - Flu burung yang sangat patogen ditemukan di sebuah peternakan bebek dekat Melbourne, dekat dengan lima peternakan unggas di mana virus tersebut telah menyebar, kata pemerintah negara bagian Victoria, Australia.

Peternakan bebek tersebut berada dalam zona karantina yang didirikan di sekitar fasilitas lain yang terkena dampak dan pemerintah mengatakan penularan pada bebek tersebut bukanlah hal yang mengejutkan.

Pihak berwenang sedang berusaha membendung wabah dua jenis flu burung di dekat Melbourne, jenis H7N3di empat peternakan unggas dan peternakan bebek, serta jenis H7N9 di peternakan unggas sekitar 130 km ke arah barat daya.

Kedua strain tersebut bukanlahjenis H5N1yang telah menginfeksi miliaran hewan liar dan hewan ternak secara global, sehingga mengganggu rantai pasokan makanan dan meningkatkan kekhawatiran akan penularan ke manusia.

"Tes telah mengkonfirmasi tingginya patogenisitas strain H7N3 di peternakan bebek komersial," kata departemen pertanian Victoria dalam sebuah pernyataan pada Kamis (13/6).

"Semua bebek di properti itu akan dibuang secara manusiawi di bawah pengawasan dokter hewan, sesuai dengan kebijakan nasional dan lokasi tersebut akan dibersihkan dan dibersihkan dari infeksi."

Sekitar satu juta dari 21-22 juta ekor ayam petelur di Australia telah atau akan dibunuh di peternakan yang terkena dampak virus untuk membendung virus, kata Menteri Pertanian Federal Murray Watt minggu ini.

Jaringan supermarket terbesar kedua di negara itu, Coles, memberlakukan batasan dua karton per pelanggan untuk pembelian telur di sebagian besar toko pada minggu ini, namun pengecer lain belum mengikuti langkah tersebut.

Badan industri telur Australia mengatakan wabah ini menyebabkan gangguan pasokan tetapi secara keseluruhan tidak ada kekurangan telur.

"Masyarakat bisa yakin bahwa kita sudah bisa mengatasi masalah ini," kata Watt.

Sebelum munculnya kasus-kasus terbaru ini, Australia mengalami sembilan wabah flu burung yang sangat patogen sejak tahun 1976, yang semuanya dapat diatasi dan diberantas, menurut pemerintah.

Pihak berwenang mengatakan telur dan daging bebek dan ayam tetap aman dikonsumsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.