Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Final Four Proliga 2026: LavAni Juara Putaran Dua, Tak Terkalahkan di Babak Empat Besar

📅 Senin, 20 Apr 2026, 00:35 WIB | Oleh:
Final Four Proliga 2026: LavAni  Juara Putaran Dua, Tak Terkalahkan di Babak Empat Besar Doc: PBVSI
Ket. Jakarta LavAni Livin' Transmedia meraih juara putaran kedua, setelah pada laga penentuan mengalahkan Bhayangkara Presisi dalam lanjutan Final Four Proliga seri tiga di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (19/4).

SEMARANG – Setelah dua pekan lalu menjuarai putaran pertama, Jakarta LavAni Livin' Transmeda meraih juara putaran kedua, setelah pada laga penentuan mengalahkan Bhayangkara Presisi dengan skor 3-1 (25-20, 25-15, 18-25, 25-22) dalam lanjutan Final Four Proliga seri tiga di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (19/4).

Kemenangan ini tidak hanya memastikan LavAni sebagai juara putaran kedua Final Four, tetapi juga mengukuhkan status mereka sebagai tim tak terkalahkan selama babak empat besar.

Dengan menjadi juara putaran kedua ini, LavAni mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar 60 juta rupiah.

​Sejak awal set pertama. LavAni langsung menurunkan "Dream Team" mereka, termasuk Dio Zulfikri sebagai pengatur serangan, Hendra Kurniawan di posisi middle blocker, serta trio maut Boy Arnes, Taylor Sander, dan Georg Grozer. Sejak peluit dibunyikan, LavAni langsung bermain menekan.

​Meski Jakarta Bhayangkara Presisi yang dikomandoi Nizar Zulfikar berusaha mengimbangi melalui serangan Rendy Tamamilang dan Bardia Saadat, pertahanan LavAni terlalu kokoh. Boy Arnes dkk menutup set pertama dengan keunggulan 25-20.

​​Memasuki set kedua, Bhayangkara Presisi mencoba mengubah strategi untuk meredam bombardir serangan lawan. Namun, konsistensi permainan LavAni justru meningkat. Georg Grozer dan Taylor Sander berulang kali menembus blokir lawan dengan spike keras. Set ini berjalan berat sebelah dan berakhir dengan skor telak 25-15 untuk kemenangan LavAni.

​​Tertinggal dua set, Bhayangkara Presisi tak menyerah begitu saja. Rendy Tamamilang, Agil Angga, dan Martin Atanasov mulai menemukan celah di lini pertahanan LavAni. Kali ini, koordinasi serangan Bhayangkara jauh lebih rapi, sementara LavAni sempat kehilangan momentum. Set ketiga menjadi milik Bhayangkara Presisi dengan skor 18-25, sekaligus memperkecil kedudukan.

​Set keempat, berlangsung dramatis dan penuh determinasi. Kedua tim saling kejar-mengejar angka. Tak ingin pertandingan berlanjut ke full set, LavAni kembali mengintensifkan serangan. Melalui blok-blok poin dari Hendra Kurniawan dan penyelesaian akhir yang dingin dari Boy Arnes, LavAni akhirnya menyudahi perlawanan sengit Bhayangkara dengan skor 25-22.

​Hasil ini membawa LavAni Livin' Transmeda melangkah ke partai puncak dengan kepercayaan diri tinggi.

Asisten pelatih LavAni, Erwin Rusni, menegaskan bahwa timnya belum berada di level "monster" yang ia inginkan.

Dalam laga tersebut, dia menyebut Alfin Danil dkk tampil menekan sejak set awal. Namun, di balik kemenangan tersebut, ada yang disorotinya yaitu Receive.

"Pemain kami masih kedodoran menerima servis pemain asing Bhayangkara. Inginnya kami, sekali terima servis, langsung balas serangan dan bola mati di pihak lawan," tegas Erwin.

Selain faktor teknis, cuaca ekstrem Kota Semarang ternyata menjadi lawan tambahan bagi LavAni. Fisik pemain terkuras habis, membuat performa mereka dinilai belum mencapai titik optimal 100 persen.

Kemenangan di Semarang menjadi suntikan moral luar biasa bagi libero LavAni, Irpan. Ia menyebut kemenangan ini adalah modal berharga untuk tampil lebih percaya diri di Grand Final.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Menlu Marco Rubio Tegaskan ...
Nasional
Pemerintah Perlu Fokus Perc...

UMKM Didorong Tembus Rantai Global

1.5 jam yang lalu | Lukman

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.