Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Budaya Jembrana Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional

📅 Senin, 09 Mar 2026, 19:13 WIB | Oleh:
Budaya Jembrana Resmi Jadi Warisan Budaya Takbenda Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara.

Sejumlah budaya Kabupaten Jembrana, Bali masuk sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBTB) setelah ditetapkan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

"Total sudah sepuluh budaya Jembrana yang mendapatkan sertifikat WBTB. Dua yang terakhir adalah busana pengantin Payas Dirga dan kain tenun khas Loloan," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara di Negara, Kabupaten Jembrana, Senin.

Dia mengatakan busana pengantin Payas Dirga pertama kali digunakan saat pernikahan putra Raja Jembrana VII pada tahun 1940, yang memadukan budaya Bali, Jawa, China dan Melayu.

"Keunikannya terletak pada penggunaan bunga mendori yang kini mulai langka serta aksesoris gelung tanduk yang khas," katanya.

Untuk kain tenun Loloan, kata dia, menjadi representasi kuat identitas suku Bugis-Melayu yang sudah berabad-abad bermukim di Kabupaten Jembrana.

Menurut dia, kain tenun ini memiliki aturan adat yang ketat, dimana perajin dilarang menggunakan motif hewan atau manusia, sehingga bermotif tumbuh-tumbuhan dan geometris sebagai simbol kepribadian masyarakat Loloan yang tegas, santun, serta taat beragama.

"Kami terus menginventarisasi potensi yang ada. Ketika sudah masuk dalam data, kami kaji mana yang memungkinkan untuk diusulkan. Prosesnya cukup ketat, karena selain karya fisik, narasumber yang kompeten juga harus tersedia untuk memberikan penjelasan mendalam," katanya.

Dalam proses usulan, kata dia, pihaknya juga bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan untuk membantu penyusunan naskah akademik dan mencari narasumber ahli.

Setelah busana pengantin Payas Dirga dan kain tenun Loloan, katanya, pihaknya sedang mengusulkan Jaje Bendu, Arja Sewagati, Arisan Dedara, Angklung Reyong, dan Bahasa Melayu Loloan agar juga mendapatkan sertifikat WBTB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.