“Final Destination: Bloodlines” Bangkitkan Teror Klasik dan Catat Rekor Ulasan Terbaik dalam Waralaba
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 16:55 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: ComicBook
JAKARTA — Waralaba horor ikonik Final Destination kembali mengejutkan penggemarnya lewat film keenam berjudul “Final Destination: Bloodlines”, yang menandai kebangkitan mengejutkan setelah lebih dari satu dekade sejak film terakhirnya dirilis pada 2011.
Berbeda dari lima film sebelumnya, Bloodlines mencatat rekor ulasan tertinggi sepanjang sejarah waralaba dengan 91% rating persetujuan di Rotten Tomatoes dari 48 ulasan kritikus — pencapaian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sebagai perbandingan, film dengan rating terbaik sebelumnya adalah Final Destination 5 (2011) dengan skor 63%, sementara film lainnya secara konsisten mendapat penilaian buruk, seperti The Final Destination (2009) dengan skor hanya 28%.
Bloodlines juga menandai penampilan terakhir mendiang Tony Todd sebagai William Bludworth, sang pengurus rumah duka misterius yang menjadi ikon dalam setiap babak kematian di waralaba ini sejak film pertamanya tahun 2000.
Cerita kali ini membawa penonton kembali ke asal mula “keadilan Kematian” yang bengkok. Dikisahkan Stefanie, seorang mahasiswi, dihantui mimpi buruk penuh kekerasan dan pulang ke rumah untuk menemukan satu-satunya orang yang mungkin bisa memutus siklus kematian berantai yang mengintai keluarganya.
Dengan pendekatan yang lebih emosional dan mendalam, serta efek visual yang tetap mencengangkan, Bloodlines dianggap sukses membawa Final Destination ke level baru — bukan hanya sekadar deretan kematian mengerikan, tetapi juga penggalian mitologi di balik takdir dan kematian itu sendiri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Waralaba ini telah berdiri selama 25 tahun dan dikenal dengan formula uniknya: karakter utama selamat dari peristiwa tragis melalui penglihatan atau firasat, hanya untuk kemudian diburu satu per satu oleh kematian dalam bentuk kecelakaan yang rumit dan tak terduga.
Apakah Bloodlines akan menjadi awal dari babak baru dalam saga ini? Dengan sambutan kritikus yang luar biasa dan antusiasme penggemar yang kembali menyala, sepertinya takdir Final Destination belum benar-benar selesai.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!