Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Festival 'Jatinegara Punye' Warnai Tujuh Belasan

📅 Senin, 19 Agu 2024, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Festival 'Jatinegara Punye' Warnai Tujuh Belasan Doc: ANTARA/Syaiful Hakim
Ket. Puluhan peserta mengikuti parade budaya yang menampilkan baju adat Betawi dan ondel-ondel dalam rangkaian Festival Budaya Betawi “ Jatinegara Punye” di kawasan Jalan Otista, Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (17/8). Kegiatan yang digelar PT Produksi Film Negara (PFN) Persero bekerja sama dengan Pemkot Jaktim dan Dinas Kebudayaan DKI Jakarta itu dalam upaya melestarikan kebudayaan Betawi.

JAKARTA - Festival Budaya Betawi bertajuk "Jatinegara Punye" mewarnai perayaan HUT Kemerdekaan. Kegiatan dipusatkan di Kantor PFN, Jalan Otista, Jatinegara, Sabtu. Produksi Film Negara (PFN) Persero bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan Dinas Kebudayaan Provinsi Jakarta menggelar festival tersebut.

Acara didukung Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan dan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek. Ini juga dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia. "Festival Budaya Betawi merupakan komitmen PFN melestarikan budaya Betawi," kata Sekretaris Perusahaan PFN, Rori Hastomo di sela-sela perhelatan.

Dengan kegiatan itu, dia berharap kawasan PFN Heritage dapat semakin dikenal secara luas dan dinikmati masyarakat. Festival dimulai sejak pagi dengan lomba permainan khas perayaan 17 Agustus. Ini meliputi berbagai aktivitas tradisional seperti lomba joget duduk, lomba gasing, lomba gambar dengan mata tertutup, dan lomba mencari bola.

"Rangkaian kegiatan melibatkan masyarakat dalam perlombaan yang telah lama menjadi bagian dari perayaan Kemerdekaan," ujarnya. Selain menyelenggarakan lomba-lomba tradisional, kata dia, PFN juga mengadakan kegiatan pameran makanan khas Betawi. Ada juga penampilan-penampilan musik yang disajikan oleh Anov Blues One dan Kojek Rap Betawi sebagai variasi hiburan bagi pengunjung.

Acara pesta rakyat juga mencakup final dari lomba foto Jatinegara tempo doeloe, dan tari. Pemenang lomba akan diumumkan pada puncak acara "Jatinegara Punye" serta mendapatkan piala Wali Kota Jakarta Timur dan hadiah dari PFN. Acara juga diramaikan parade budaya yang menampilkan baju adat Betawi dan ondel-ondel di kawasan Jalan Otista. Ini memberikan kesempatan masyarakat untuk melihat langsung kemeriahan dan keindahan budaya Betawi.

Tak hanya acara kebudayaan Betawi yang ditampilkan, tambah Rori, tapi juga menggelar bazaar. Ini melibatkan 25 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Mereka menawarkan berbagai produk makanan dan hasil kerajinan.

"Acara ditutup malam hari dengan pertunjukan lenong dari Sanggar BaLe dan Mandra. Lenong menjadi salah satu bentuk seni tradisional Betawi yang telah lama eksis," jelas Rori. Sementara itu, Camat Jatinegara, Muchtar, menyebutkan acara budaya "Jatinegara Punye" untuk memperkenalkan budaya Betawi kepada masyarakat, khususnya budaya Betawi di Jatinegara.

"Bukan hanya memperkenalkan tapi agar budaya Betawi bisa dilestarikan oleh masyarakat Jakarta, khususnya generasi muda," jelas Muchtar. Dia melihat Jakarta nanti sudah tidak lagi menjadi ibu kota negara, tapi menjadi kota global.

Tentunya, pengaruh dari luar tidak bisa dibendung karena status Jakarta sudah menjadi kota global. Oleh karena itu, dengan adanya kebudayaan Betawi itu bisa dimanfaatkan sebagai filter agar generasi muda tak serta-merta terpengaruh budaya asing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.