Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Estonia Siap Jajaki Pasar Indonesia, Tawarkan Inovasi Digital dan Teknologi Maritim

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 22:53 WIB | Oleh:
Estonia Siap Jajaki Pasar Indonesia, Tawarkan Inovasi Digital dan Teknologi Maritim Doc: Getty Images

JAKARTA - Estonia memandang Indonesia sebagai mitra penting dalam memperluas pasarnya di sektor teknologi dan kemaritiman dan siap mendukung Indonesia memacu digitalisasi di sektor pelayaran nasional.

Disampaikan Menteri Infrastruktur Estonia Kuldar Leis, negaranya melihat adanya potensi yang kuat untuk memperkuat kolaborasi dengan Indonesia di sektor tersebut, mengingat kedua negara menjadikan laut sebagai salah satu sektor unggulan ekonomi nasional.

“Indonesia, sebagai salah satu negara maritim terbesar di dunia, dan Estonia, sebagai pelopor di sektor digital, dapat saling melengkapi dengan berbagai cara yang bermakna,” kata Menteri Leis dalam sambutannya dalam agenda Misi Bisnis Industri Maritim Estonia ke Indonesia di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa Estonia adalah negara berwawasan digital yang telah mengadopsi berbagai teknologi digital di sektor maritimnya, seperti pengembangan pelabuhan cerdas, sistem optimalisasi energi, dan perencanaan lalu lintas pelayaran otomatis.

Kuldar Leis juga menyoroti kuatnya ekosistem klaster pengembangan kemaritiman Estonia yang terdiri dan perusahaan, institusi riset, sektor bisnis, dan pemerintahan, sehingga memungkinkannya mewujudkan inovasi digital dalam implementasi nyata.

Dengan modal tersebut, Estonia percaya diri untuk menawarkan kecanggihan teknologi digital dan kemaritiman yang terintegrasi dan berskala proporsional untuk diadopsi oleh mitra-mitranya di Indonesia, kata Menteri Infrastuktur Estonia.

Senada, Duta Besar Estonia untuk Indonesia Veikko Kala menyampaikan bahwa negaranya menawarkan solusi fleksibel dan efisien bagi Indonesia dalam mengadopsi teknologi kemaritiman hijau.

“Kami melihat potensi yang sangat kuat antara Indonesia dan Estonia dalam upaya transisi ke perkapalan hijau,” ucap Dubes Kala.

Menurut dia, peluang kolaborasi di sektor teknologi pelabuhan yang terbuka dengan Indonesia antara lain dalam hal teknologi dekarbonisasi dan solusi energi di pelabuhan.

Peluang kerja sama baru semakin luas di tengah upaya aktif Estonia mengembangkan koridor perkapalan dan kemampuan “retrofit” (adopsi teknologi baru ke sistem lama) pada kapal, kata Dubes Estonia.

Dubes Kala juga menegaskan bahwa dengan sektor kemaritiman berkontribusi hingga sebesar 5 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, Estonia akan terus mendorong inovasi teknologi terbaru untuk pelayaran hijau, yang di kemudian hari akan dapat ditawarkan kepada negara mitra, termasuk Indonesia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.