Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Era Baru AI: Chatbot Mulai Dipenuhi Iklan Digital

📅 Senin, 16 Feb 2026, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Era Baru AI: Chatbot Mulai Dipenuhi Iklan Digital Doc: AFP/SEBASTIEN BOZON
Ket. Logo Chatbot kecerdasan buatan OpenAI, ChatGPT

PARIS — Munculnya iklan dan konten bersponsor dalam layanan chatbot memicu kekhawatiran baru terkait privasi pengguna kecerdasan buatan (AI), di tengah upaya perusahaan teknologi dan merek global mempertahankan relevansi di ekosistem digital yang berubah cepat.

Dikutip dari Channel NewsAsia, pengembang ChatGPT, OpenAI, mulai menampilkan iklan bagi pengguna gratis dan berbiaya rendah sebagai langkah mencari sumber pendapatan baru untuk menyeimbangkan besarnya investasi pengembangan AI yang mencapai ratusan miliar dollar. Kebijakan ini langsung menuai sorotan, termasuk dari pesaingnya, Anthropic, yang selama ini menekankan keamanan serta perlindungan data sebagai nilai utama.

Anthropic bahkan menayangkan iklan sindiran saat ajang Super Bowl, memperlihatkan AI percakapan yang menyisipkan promosi situs kencan ke dalam jawaban pengguna. Menanggapi hal tersebut, CEO OpenAI Sam Altman menilai iklan itu “jelas tidak jujur”.

Tren monetisasi AI sebenarnya sudah mulai berkembang. Microsoft sejak 2023 telah menghadirkan iklan kontekstual di asisten AI Copilot. Mesin pencari AI Perplexity juga menguji iklan di Amerika Serikat sejak 2024, sementara Google bereksperimen dengan iklan pada fitur ringkasan berbasis AI di mesin pencarinya. Meski demikian, Google menegaskan belum berencana menempatkan iklan langsung di chatbot Gemini. Kepala AI DeepMind, Demis Hassabis, menilai iklan dalam AI harus ditangani sangat hati-hati karena kepercayaan pengguna terhadap keamanan dan privasi menjadi faktor utama.

OpenAI sendiri menegaskan iklan tidak akan memengaruhi jawaban ChatGPT karena ditampilkan terpisah dari percakapan, serta memastikan data pengguna tidak dijual kepada pengiklan. Namun analis Emarketer Nate Elliott menilai perusahaan AI tetap menghadapi risiko kehilangan kepercayaan pengguna jika monetisasi dianggap berlebihan.

Sebagian pakar melihat model ini sebagai konsekuensi layanan gratis. Konsultan AI Micropole, Jerome Malzac, menyebut pengguna pada dasarnya memahami bahwa layanan tanpa biaya sering menjadikan perhatian pengguna sebagai komoditas, selama manfaat yang diperoleh masih dirasakan.

Industri Periklanan

Di sisi lain, industri periklanan melihat peluang besar. Pakar pemasaran Justin Seibert menyebut AI berpotensi menjadi “pengubah permainan” karena tingkat konversi pengguna dari chatbot dinilai tinggi. Analis HSBC memperkirakan asisten AI dapat menguasai hingga dua persen pasar iklan digital global pada 2030.

Sejumlah merek besar, seperti Target dan Adobe, kini mulai memprioritaskan visibilitas di platform AI. Selain memasang iklan, perusahaan juga berupaya agar produknya muncul dalam jawaban alami chatbot melalui strategi baru bernama Generative Engine Optimisation (GEO), evolusi dari SEO pada era mesin pencari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.