Duel Alcaraz-Djokovic Makin Dekat
📅 Jumat, 08 Sep 2023, 07:16 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: COREY SIPKIN / AFP
NEW YORK - Carlos Alcaraz melaju ke semifinal US Open untuk menghadapi Daniil Medvedev. Juara bertahan Alcaraz hanya terpaut satu kemenangan dari kemungkinan final ideal melawan Novak Djokovic. Alcaraz menang straight set atas petenis Jerman, Alexander Zverev, Kamis (7/9).
Zverev muncul sebagai kuda hitam setelah menang lima set secara maraton atas unggulan keenam dari Italia, Jannik Sinner, di laga sebelumnya. Namun, harapan petenis Jerman itu untuk melanjutkan langkah di New York sirna karena dihentikan Alcaraz. Unggulan pertama ini menang 6-3, 6-2, 6-4 dalam waktu 2 jam 30 menit di lapangan Stadion Arthur Ashe.
Kemenangan tersebut membuat Alcaraz yang berusia 20 tahun berada di jalur tepat untuk pertarungan final melawan juara Grand Slam 23 kali Djokovic. Keduanya bertemu di final Wimbledon bulan Juli lalu. Djokovic menghadapi petenis AS yang tidak diunggulkan Ben Shelton di semifinal.
"Saya sangat nyaman bermain di lapangan New York ini," ujar Alcaraz. Dia akan menghadapi unggulan ketiga asal Russia Medvedev di semifinal. "Saya siap untuk pertarungan hebat melawan Medvedev," sambung Alcaraz. Dia hanya kehilangan satu set dalam perjalanan ke empat besar.
Medvedev sendiri mengamankan tempatnya di semifinal dengan kemenangan 6-4, 6-3, 6-4 atas rekan senegaranya Andrey Rublev. Mereka bertanding dalam cuaca panas yang menurut pemain Russia itu membahayakan. New York dilanda gelombang panas pekan ini dengan kelembapan dan suhu tinggi di Flushing Meadows mencapai 35 derajat Celsius.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kondisinya brutal. Satu-satunya yang baik, kedua pemain menderita. Jadi ini sulit bagi kami berdua," ujar Medvedev setelah kemenangannya dalam waktu 2 jam 48 menit. "Di akhir set pertama saya tidak bisa melihat bola lagi. Saya hanya bermain dengan meraba-raba," sambungnya.
Baik Medvedev maupun Rublev berusaha menenangkan diri selama pergantian dengan membungkus handuk berisi es untuk ditempel di sekeliling badan.
Sabalenka Melaju
Sebaiknya Anda baca juga:
Di bagian wanita petenis Tiongkok Zheng Qinwen berjuang keras sebelum dikalahkan unggulan kedua Aryna Sabalenka 6-1, 6-4. Zheng mengatakan atap Arthur Ashe yang tertutup sebagian menyebabkan masalah baginya. Kondisi itu membuatnya sulit untuk fokus melihat bola dengan bayangan yang menggelapkan sebagian lapangan.
"Saya benci setengah bayangan, setengah terang cahaya matahari yang berbeda itu," ujar Zheng. Namun, Sabalenka tidak mengalami kesulitan dalam beradaptasi. Petenis Belarusia itu mendominasi atas lawannya dengan permainan servis keras. Kemenangan ini membuat Sabalenka melaju ke babak empat besar. Dia bertemu unggulan ke-17 dari AS, Madison Keys.
Sabalenka dipastikan menggantikan Iga Swiatek di peringkat teratas wanita setelah petenis Polandia itu tersingkir dari US Open hari Minggu. Namun, Sabalenka mengatakan belum memikirkan status barunya sebagai pemain peringkat teratas dunia. "Tentu saja saya senang. Ini luar biasa. Tetapi masih ada yang harus saya lakukan di New York tahun ini. Saya akan berpikir untuk menjadi peringkat satu setelah US Open," ujarnya.
Sabalenka sekarang menghadapi pertandingan Grand Slam lainnya melawan Keys setelah mengalahkan petenis AS itu di perempat final Wimbledon bulan Juli lalu. Keys, yang mencapai final US Open tahun 2017, melaju ke empat besar setelah mengalahkan juara Wimbledon Marketa Vondrousova dari Ceko 6-1, 6-4. Vondrousova menyesali kegagalannya mengonversi salah satu dari sembilan break point yang didapat. Sedangkan Keys merebut tiga dari tiga break point dengan sempurna.
"Saya suka bermain di sini, di depan penonton tuan rumah. Anda tidak pernah merasa tidak bisa keluar dari situasi apa pun," ujar Keys. Vondrousova kesulitan mengatasi kekuatan servis dan groundstroke Keys. "Saya merasa mendapat banyak tekanan sejak poin pertama," ujar Vondrousova. Sejujurnya, tidak banyak yang bisa dilakukan. Itu sangat sulit. "Saya hanya berusaha bertarung dan berlari untuk setiap bola. Dia terlalu bagus," sambungnya. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!