Pemudik Memilih Gunakan Kapal karena Lebih Ekonomis
📅 Senin, 24 Mar 2025, 23:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Sejumlah pemudik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara menyatakan lebih memilih menggunakan transportasi kapal laut dibandingkan pesawat udara saat mudik Idul Fitri 1446 Hijriah karena harga yang ditawarkan lebih ekonomis.
"Murah aja, karena kalau pesawat mahal. Ini tiket harganya cuma Rp400 ribu lebih, berarti berdua sama anak sekitar Rp820.000," kata pemudik, Ari di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Senin (24/3).
Menurut dia jika menggunakan pesawat terbang dia harus mengeluarkan uang sekitar Rp1 juta lebih untuk satu tiketnya.
"Saya berangkat berdua dengan anak, tentu lebih besar biayanya," kata dia.
Ia mengaku akan turun di Pelabuhan Kijang dan pulang ke rumahnya di Kepulauan Riau dan memilih menggunakan KM Ngappulu yang berangkat pada Senin sore.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemudik lainnya, Abdurrohman mengaku baru pertama kali pulang kampung menggunakan kapal laut.
"Saya bersama istri dan dua anak berangkat ke Medan dan turun di Pelabuhan Belawan," kata dia.
Ia mengaku menggunakan transportasi laut lebih ekonomis bagi dirinya dan keluarga
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kemarin-marin naik pesawat sudah, naik bus juga sudah. Ini sekarang kapal laut," katanya
Abdurohman mengatakan jika naik pesawat harus merogoh kocek sebesar Rp6 jutaan untuk membeli empat tiket pergi.
Sementara naik kapal laut hanya mengeluarkan uang sekitar Rp2 jutaan untuk empat tiket.
"Jadi lebih hemat, kami menabung beberapa tahun dulu sebelum bisa berangkat mudik," kata dia.
Ia mengaku untuk bisa pulang ke kampung halaman dirinya harus mengumpulkan uang Rp10 juta lebih.
"Harus menabung dulu baru bisa mudik, ini sudah empat tahun kita tidak mudik," kata dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!