Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Partisipasi Warga, KKP Perkuat Pengawasan Laut di Kepulauan Riau

📅 Senin, 03 Nov 2025, 03:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Partisipasi Warga, KKP Perkuat Pengawasan Laut di Kepulauan Riau Doc: Antara
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan menyelenggarakan sosialisasi dan aksi pengurangan sampah di wilayah pesisir dan pulau kecil di Desa Telaga Kecil, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian laut melalui sosialisasi dan aksi pengurangan sampah di pesisir serta pulau terluar Kabupaten Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

"Ini menjadi wujud nyata pelaksanaan program Laut Sehat Bebas Sampah di pulau terluar, untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga laut tetap bersih dan sehat," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP Koswara dalam keterangan di Jakarta, Minggu (2/11).

KKP menyelenggarakan sosialisasi dan aksi pengurangan sampah di wilayah pesisir dan pulau kecil di Desa Telaga Kecil, Anambas.

Kegiatan itu dilaksanakan oleh Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru dalam rangkaian Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati hari ulang tahun (HUT) Ke-26 KKP.

“Melalui program Laut Sehat Bebas Sampah (Sebasah), kami ingin membangun kesadaran kolektif masyarakat dengan fokus pada pengelolaan sampah dari tiga sumber utama yaitu sungai, pelabuhan, dan pesisir pulau kecil,” ujar Koswara.

Sementara itu, Kepala LKKPN Pekanbaru Rahmad Hidayat menambahkan, kegiatan Laut Sebasah di Kepulauan Anambas itu dilaksanakan melalui dua pendekatan, yakni sosialisasi klasikal dan aksi lapangan.

Dalam sesi klasikal, masyarakat mendapat pembekalan dari tiga narasumber yakni LKKPN Pekanbaru yang membahas sumber dan dampak sampah laut serta program Laut Sebasah; penyuluh perikanan yang menjelaskan upaya pengurangan dan penanganan sampah, serta Yayasan Anambas yang memaparkan materi pemilahan sampah, nilai ekonomi, dan konsep upcycling.

Pada sesi aksi lapangan, masyarakat bersama tim LKKPN Pekanbaru melakukan kegiatan bersih pantai dan berhasil mengumpulkan lebih dari setengah ton sampah yang berhasil dicegah mencemari laut.

"Dengan program Laut Sebasah ini, kami berharap dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap pengelolaan sampah, menambahkan nilai ekonomi pada sampah, serta mencegah sampah berakhir di laut,” kata Rahmad.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Pengendalian Pencemaran Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas Ari Sofian mengapresiasi kegiatan itu.

"Kami menyambut baik inisiatif KKP karena sampah telah menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Kita semua harus bersama-sama mengubah kebiasaan masyarakat agar tidak membuang sampah langsung ke laut,” tegasnya.

Kegiatan itu juga menjadi bagian dari komitmen KKP dalam menciptakan laut Indonesia yang sehat, produktif, dan berkelanjutan untuk generasi mendatang.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penanganan sampah laut merupakan salah satu prioritas KKP.

Menurutnya, keberhasilan menjaga laut tidak hanya bergantung pada regulasi tetapi juga kolaborasi nyata antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan organisasi lokal yang menjadi garda terdepan di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.