Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dominasi Klub Inggris di Eropa: Premier League Menang lewat Uang, Fisik dan Kedalaman Skuad

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 08:59 WIB | Oleh:
Dominasi  Klub Inggris di Eropa:  Premier League Menang lewat Uang, Fisik dan Kedalaman Skuad Doc: AFP
Ket. Ilustrasi pemain Liverpool.

MANCHESTER, INGGRIS — Premier League (Liga Inggris) kian menegaskan statusn sebagai kekuatan paling dominan di sepak bola Eropa. Bukan hanya lewat hasil di lapangan, tetapi juga melalui kedalaman skuad, intensitas permainan, dan kekuatan finansial yang sulit ditandingi. Pada fase liga Liga Champions musim ini, lima klub Inggris berhasil finis di delapan besar, memperlihatkan jurang kualitas yang makin lebar dengan rival-rival dari liga lain.

Arsenal, Liverpool, Tottenham Hotspur, Manchester City, Newcastle United, dan Chelsea bahkan mencatat persentase kemenangan di Liga Champions yang lebih tinggi dibanding performa mereka di kompetisi domestik. Arsenal menjadi sorotan utama. Tim asuhan Mikel Arteta mencetak sejarah sebagai klub pertama yang menyapu bersih delapan kemenangan di fase liga sejak format baru Liga Champions diberlakukan.

Tottenham, Liverpool, Chelsea, dan Manchester City lolos langsung ke babak 16 besar. Newcastle masih harus melalui jalur play-off bulan depan, namun performa mereka di fase grup menunjukkan alasan kuat untuk optimistis.

“Kami sudah mengatakan ini selama beberapa tahun. Premier League adalah liga terbaik di dunia, dan musim ini sekali lagi membuktikannya,” ujar pelatih Tottenham, Thomas Frank.

Fondasi dominasi tersebut tak bisa dilepaskan dari kekuatan ekonomi. Hak siar televisi Premier League yang nilainya jauh melampaui liga-liga Eropa lainnya, memberi klub-klub Inggris keunggulan struktural jangka panjang.

Dalam laporan tahunan Deloitte Football Money League yang dirilis pekan lalu, sembilan dari 20 klub dengan pendapatan tertinggi dunia berasal dari Inggris. Dari enam wakil Inggris yang tampil menonjol di Liga Champions musim ini, lima di antaranya masuk 10 besar klub terkaya dunia. Newcastle, yang berada di peringkat ke-17, mendapat dukungan langsung dari dana kekayaan negara Arab Saudi.

Keunggulan finansial itu tercermin jelas di bursa transfer. Pada jendela transfer musim panas lalu, total belanja klub Premier League melampaui 3 miliar pound, setara sekitar 60 triliun rupiah Angka tersebut bahkan lebih besar dibandingkan total belanja Bundesliga, La Liga, Ligue 1, dan Serie A jika digabungkan.

Investasi besar itu menghasilkan skuad yang tebal dan merata, senjata penting di tengah kalender kompetisi yang semakin padat. Contohnya Villarreal. Klub Spanyol tersebut berada di posisi keempat La Liga, namun justru terpuruk di fase liga Liga Champions, termasuk menelan kekalahan dari Tottenham dan Manchester City.

“Kami adalah tim Liga Champions, punya pemain tim nasional Spanyol,” kata pelatih Villarreal, Marcelino. “Namun Crystal Palace, bukan klub papan atas Inggris, datang dan merekrut Yeremy Pino dengan nilai besar dan gaji yang bahkan tak bisa ditandingi klub Spanyol mana pun.”

Dominasi Inggris juga terlihat dari sisi permainan. Klub-klub Premier League kerap tampil lebih kuat secara fisik dan tempo permainan, membuat lawan-lawan Eropa kesulitan beradaptasi.

Arsenal menjadi contoh nyata. Pekan lalu, mereka menang 3-1 di markas Inter Milan meski menurunkan banyak pemain pelapis.

“Mereka unggul dalam intensitas, teknik, dan kecepatan,” ujar pelatih Inter, Cristian Chivu. “Saya tidak akan menyinggung soal uang, itu sudah jelas. Premier League memiliki tempo dan intensitas yang sangat berbeda dibanding sepak bola Italia.”

Menariknya, performa impresif di Eropa tidak selalu sejalan dengan konsistensi domestik. Tottenham yang terdampar di posisi ke-14 klasemen Premier League justru finis keempat di tabel Liga Champions. Liverpool pun mampu menaklukkan Real Madrid, Atletico Madrid, dan Inter untuk mengamankan peringkat ketiga, meski tampil terseok-seok dalam upaya mempertahankan gelar liga.

“Premier League sekarang jauh lebih fisik dari sebelumnya,” kata winger Newcastle, Anthony Gordon. Pemain timnas Inggris itu telah mencetak enam gol di Liga Champions musim ini, namun belum mencetak gol dari permainan terbuka di liga domestik selama lebih dari setahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

34 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.