Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Disnaker: Minat Warga Tangerang Jadi Pekerja Migran Masih Tinggi

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 19:07 WIB | Oleh:
Disnaker: Minat Warga Tangerang Jadi Pekerja Migran Masih Tinggi Doc: ANTARA/Azmi Samsul M
Ket. Sejumlah calon pekerja asal Tangerang beraktivitas dalam kegiatan bursa tenaga kerja yang diselenggarakan pemerintah daerah setempat.

KABUPATEN TANGERANG, BANTEN - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, menyebutkan, minat warga di daerah itu untuk bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) masih cukup tinggi.

Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Disnaker Kabupaten Tangerang Iis Kurniati di Tangerang, Kamis, mengatakan tingginya minat kerja ke luar negeri itu terlihat dari animo masyarakat yang banyak mendaftar untuk menjadi PMI.

"Masih banyak yang berminat (kerja ke luar negeri), rata-rata mereka bekerja ke Taiwan, China," katanya.

Ia mengatakan ketertarikan masyarakat Kabupaten Tangerang yang ingin bekerja di luar negeri itu karena beberapa hal, salah satunya upah kerja yang cukup tinggi.

"Kebanyakan itu yang berangkat ke sana (luar negeri) itu melalui skema G to G program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI)," ujarnya.

Untuk negara tujuan yang menjadi terbanyak dan favorit PMI asal Kabupaten Tangerang tersebut, kata dia, Taiwan China, Korea Selatan, dan Jepang, dan negara lain di Asia.

Mereka, katanya, yang memilih bekerja di luar negeri diketahui kerja di sektor formal sebagai pegawai perusahaan manufaktur, restoran, dan perawat atau tenaga kesehatan.

"Yang luar negeri itu ada di Jepang. Itu sektornya manufaktur ada, kemudian sektor pengolahan makanan dan perawat lansia juga ada," tuturnya.

Dia menambahkan bagi mereka yang mendaftar untuk menjadi pekerja migran ini sebelumnya dilakukan pembekalan materi oleh Disnaker, terkait keahlian bahasa asing sebagaimana negara yang ditujunya.

"Kalau kita sekarang sudah mengirimkan tahun ini sekitar 32 orang untuk mengikuti pelatihan Bahasa Jepang. Jadi sebelum diberangkatkan ke perusahaan, mereka dibekali pelatihan bahasa terlebih dahulu," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.