Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Diselimuti Kontroversi, Film “Snow White” Dibuka dengan Pendapatan 43 Juta Dollar di Box Office Amerika Utara

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Diselimuti Kontroversi, Film “Snow White” Dibuka dengan Pendapatan 43 Juta Dollar di Box Office Amerika Utara Doc: Disney via AP

JAKARTA - Film live-action produksi Walt Disney Co yang penuh kontroversi, "Snow White" dibuka di bioskop-bioskop AS dan Kanada dengan penjualan tiket sebesar 43 juta dollar AS, menurut perkiraan Disney pada Minggu (23/3).

Dengan anggaran lebih dari 250 juta dollar, “Snow White” memulai dengan ambisi yang lebih tinggi, terutama karena film ini mengembalikan Disney ke asal-usulnya. Film asli “Snow White And The Seven Dwarfs” tahun 1937 merupakan film animasi pertama perusahaan tersebut, dan membiayai studio Burbank-nya.

Namun, Putri Salju ini kesulitan menemukan akhir yang seperti kisah dongeng. Jelang perilisannya sempat diganggu oleh kontroversi atas penanganan film terhadap para kurcaci, yang ditampilkan dalam CGI, dan reaksi keras atas komentar dari bintangnya, Rachel Zegler. Penayangan perdananya sempat dibatalkan.

Yang juga merugikan film yang disutradarai oleh Marc Webb adalah ulasan yang buruk. Kritikus sebagian besar tidak terkesan dengan remake live-action terbaru Disney, dengan ulasan yang hanya 43 persen "fresh" di Rotten Tomatoes.

Ada perbedaan yang cukup besar antara kinerja box office dengan film-film Disney "live-action" lainnya, tetapi “Snow White” mungkin menandai titik terendah baru. Film “The Lion King” (2019) garapan Jon Favreau yang fotorealistik juga tidak mendapat ulasan bagus, tetapi meraup lebih dari 1,6 miliar dollar di seluruh dunia.

“Snow White” dibuka lebih buruk daripada “Dumbo” (dengan pendapatan pembukaan 46 juta dollar pada tahun 2019) dan jauh di bawah “Cinderella” (67,9 juta dollar pada tahun 2015).

Di luar negeri, “Snow White” menambahkan 44,3 juta dollar untuk peluncuran global sebesar 87,3 juta dollar. Namun menjelang akhir pekan, film ini telah mengincar total pendapatan di seluruh dunia yang mendekati 100 juta dollar, dan beberapa minggu lalu, ekspektasinya jauh lebih tinggi.

Hasilnya tentu akan menambah pertanyaan mengenai strategi jangka panjang Disney untuk menambang brankasnya untuk remake film live-action. Dalam rencana tersebut akan ada versi baru “Moana” dan “Tangled”. Film live-action “Lilo & Stitch” akan diluncurkan pada bulan Mei.

Namun, upaya untuk memodernisasi “Snow White” dengan cepat menemui jalan buntu. Pada tahun 2022, aktor Peter Dinklage mengkritik rencana pembuatan ulang tersebut sebagai "kemunduran". Disney akhirnya memilih untuk menghapus "and the Seven Dwarfs" dari judul aslinya, dan menghidupkan para kurcaci. Beberapa komentator sayap kanan menargetkan pemilihan pemeran Snow White dan Zegler sebagai produksi yang terlalu "sadar". Penundaan dan pengambilan gambar ulang juga meningkatkan biaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.