Diretas! Data 3 Juta Pemilik Kartu Kredit Lotte Bocor, Perusahaan Janji Beri Kompensasi Penuh
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 16:00 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Yonhap
SEOUL - Lotte Card Co., penerbit kartu kredit terbesar kelima di Korea Selatan, mengatakan pada Kamis (18/9) bahwa data pribadi sekitar 3 juta pelanggan telah bocor dalam insiden peretasan bulan lalu, namun belum ada laporan tentang penggunaan yang tidak semestinya.
Dilaporkan Yonhap, data Lotte Card yang bocor diperkirakan mencapai 200 gigabyte, termasuk nomor identifikasi, nomor identifikasi internal, dan informasi koneksi.
Data yang bocor juga mencakup kode verifikasi kartu, nomor kartu, dan masa berlaku kartu dari sekitar 280.000 pelanggan, informasi penting yang dapat membuat pemiliknya terkena penipuan kartu kredit, menurut perusahaan tersebut.
CEO Lotte Card Cho Jwa-jin mengeluarkan permintaan maaf kepada publik dan mengumumkan langkah-langkah tanggapan, termasuk kompensasi penuh atas setiap kerusakan yang dilaporkan yang disebabkan oleh penggunaan data curian yang tidak semestinya.
"Data yang bocor dibuat dalam proses penyelesaian daring melalui server daring antara 22 Juli dan 27 Agustus," kata Cho.
Sebaiknya Anda baca juga:
CEO tersebut menekankan bahwa data yang bocor tidak dapat disalahgunakan untuk penyelesaian luring. "Proses identifikasi tambahan diperlukan untuk penyelesaian daring, sehingga penggunaan kartu yang tidak tepat sulit dilakukan hanya dengan data yang bocor."
Awal bulan ini, Lotte Card, yang memiliki sekitar 9,6 juta anggota, mengungkapkan adanya pelanggaran siber. Sejak itu, lembaga pengawas keuangan dan perusahaan kartu tersebut kesulitan mengukur kerusakan yang disebabkan oleh peretasan tersebut.
Pelanggaran data Lotte Card merupakan kasus terbaru dari serangkaian kasus pelanggaran siber besar-besaran di sektor keuangan di negara itu. Sebelumnya, Seoul Guarantee Insurance juga mengalami insiden peretasan serupa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelemahan keamanan siber Lotte Card juga terjadi ketika Gubernur Badan Pengawas Keuangan Lee Chan-jin meminta perusahaan keuangan untuk meningkatkan keamanan siber mereka dan melindungi nasabah dengan lebih baik.
Regulator keuangan negara itu mengatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan apa pun oleh Lotte Card, dan berjanji akan mengenakan denda tertinggi yang pernah ada kepada penerbit kartu tersebut jika terjadi pelanggaran serius.
Komisi Jasa Keuangan negara itu mengatakan akan memeriksa status keamanan siber sektor keuangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!