Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinas Kesehatan New Delhi 97% Warga India Telah Memiliki Antibodi Covid-19

📅 Jumat, 29 Okt 2021, 15:10 WIB | Oleh:
Dinas Kesehatan New Delhi 97% Warga India Telah Memiliki Antibodi Covid-19 Doc: istimewa

Dinas Kesehatan Delhi Satyendra Jain pada hari Kamis mengatakan bahwa 97 persen orang yang diuji di bawah survei serologis keenam di ibukota nasional telah mengembangkan antibodi terhadap Covid-19.

Menjelaskan alasan di balik kebanyakan orang memiliki antibodi Covid-19, Jain mengatakan ini karena sebagian besar penduduk di Delhi telah terinfeksi virus lebih awal atau telah divaksinasi terhadap Covid-19.

"Serosurvei baru-baru ini menunjukkan bahwa 97 persen orang telah mengembangkan antibodi. Itu berarti sebagian besar orang telah terinfeksi penyakit sebelumnya atau telah mengambil suntikan Covid-19," kata Jain.

Hasil sero-survei ke-6 di Delhi:

Survei keenam dilakukan antara 24 September dan 27 Oktober dan sebanyak 27.811 sampel diuji, di mana 24.895 di antaranya seropositif.

Menurut survei, antibodi ditemukan pada 95 persen orang yang divaksinasi sebagian atau seluruhnya, antibodi ditemukan pada 82 persen warga yang tidak divaksinasi.

Prevalensi sero di antara laki-laki ditemukan 88,2 persen dan seroprevalensi di antara perempuan adalah 90,1 persen yang lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.

Peserta dengan riwayat infeksi Covid-19 bergejala sebelumnya terlepas dari tingkat keparahannya memiliki peluang seropositif yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki riwayat seperti itu.

Seroprevalensi tertimbang di distrik-distrik ibu kota nasional berkisar dari 84,9 persen di distrik Barat Daya hingga 90,8 persen di distrik Timur.

Rumah sakit Delhi melihat lonjakan kasus demam berdarah:

Berbicara tentang meningkatnya kasus demam berdarah di Delhi, "Ada pengaturan fasilitas yang memadai di semua rumah sakit. Jika 100 pasien terduga demam berdarah datang ke rumah sakit untuk perawatan, maka hanya 5-6 orang yang didiagnosis dalam tes. Tahun lalu, jumlah kasus rendah karena angka Covid-19 tinggi," ujar Dinas Kesehatan.

"Kami tidak menolak perawatan kepada siapa pun. Orang-orang yang datang dari negara bagian lain juga akan diberikan perawatan di rumah sakit Delhi," tambahnya yang dilansir dari India.com.

Rumah sakit Delhi menyaksikan lonjakan kasus demam berdarah karena jumlah pasien dari ibu kota nasional dan daerah sekitarnya, terutama Uttar Pradesh, terus meningkat.

"Banyak pasien yang lebih muda datang dengan demam berdarah dan demam berdarah dengue dan banyak dari mereka tidak menyadari fakta bahwa mereka menderita demam berdarah sebelumnya. Setelah kadar IGG mereka diperiksa, itu akan terungkap, "kata Dr Pooja Khosla, Konsultan Senior di Departemen Kedokteran Rumah Sakit Sir Ganga Ram.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perbaikan Subsidi harus Bersamaan dengan Percepatan Transisi ke Energi Terbarukan
    Preview komentar:
    Membaca ulasan komprehensif ini, saya sangat sepakat dengan ...
  • Hari Ini Diskon Pertamax Gan, Lumayan Bisa Hemat Rp450 per Liter
    Preview komentar:
    Program diskon kemerdekaan yang diluncurkan oleh Pertamina ini ...
  • Mentan Amran: Stok Beras NTT 39 Ribu Ton, Lahan Rusak Akibat Gempa Akan Diganti
    Preview komentar:
    Semoga dapat membantu dan meringankan beban saudara kita ...
    Luar biasa pak mentan dengan kepeduliannya dan gerak ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Daerah
Pameran Indonesia Custom Sh...
Luar Negeri
Norwegia Khawatir AS Bakal ...

Pagelaran Sabang Merauke

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pagelaran Sabang Merauke
Luar Negeri
Kanada Terus Berunding deng...
Nasional
Pengungkapan penyelundupan ...
Luar Negeri
Patuhi AS, UEA Kini Didesak...
Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

22 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.