Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diduga Flu Burung, 28 Penguin Mati Misterius di Pantai Australia

2 Sabtu, 22 Agu 2026, 15:02 WIB | Oleh:
Diduga Flu Burung, 28 Penguin Mati Misterius di Pantai Australia Diduga Flu Burung, 28 Penguin Mati Misterius di Pantai Australia Doc: AFP

MELBOURNE - Departemen Sumber Daya Alam dan Lingkungan Tasmania pada Jumat (21/8) menyebutkan sebanyak 28 ekor penguin yang ditemukan mati di sebuah pulau di lepas pantai Negara Bagian Tasmania, Australia, akan diuji untuk mendeteksi virus flu burung galur H5N1.

Departemen tersebut menyatakan 28 ekor penguin dan tiga ekor burung dara laut jambul ditemukan mati oleh tim pemantau di King Island, sebuah pulau yang terletak sekitar 100 kilometer lepas pantai barat laut Tasmania, pada Rabu (19/8).

Pengendali insiden Wes Ford mengatakan sampel dari burung-burung tersebut telah dikirim untuk menjalani pengujian galur H5N1, dan bangkai burung-burung itu akan dikumpulkan pada Kamis (20/8) guna mengurangi risiko penularan.

"Masyarakat Tasmania sangat peduli terhadap satwa liar, khususnya penguin, jadi kami sangat memahami laporan-laporan seperti ini mungkin akan meresahkan masyarakat," ujarnya.

Negara bagian kepulauan tersebut melaporkan kasus pertama dari galur H5N1 yang sangat patogenik pada 13 Agustus, hampir dua bulan setelah galur itu pertama kali terdeteksi di daratan utama Australia pada Juni.

Ford mengatakan bahwa hingga Kamis (20/8), terdapat 11 kasus terkonfirmasi H5N1 di Tasmania, yang semuanya ditemukan di wilayah barat laut negara bagian tersebut atau King Island.

"Kami memperkirakan akan ada laporan-laporan lain mengenai burung yang sakit dan mati di King Island, di sepanjang pantai barat laut, serta di beberapa wilayah Tasmania lainnya," ujar Ford.

Dia mengimbau warga Tasmania untuk menjaga kucing mereka tetap di dalam rumah dan mengajak anjing berjalan-jalan dengan menggunakan tali penuntun guna meminimalkan risiko infeksi serta menghindari kontak dengan hewan yang sakit atau mati.

Menurut Departemen Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan Australia, hingga 18 Agustus terdapat 262 kasus terkonfirmasi positif flu burung H5N1 pada satwa liar Australia. Namun, belum ada kasus yang terdeteksi pada unggas peliharaan atau industri pertanian. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Pecinta Alam Jakarta Ajak K...

Bangun Persaudaraan dalam Keberagaman

24 menit yang lalu | Sujar

Megapolitan
Bangun Persaudaraan dalam K...

Warga Mengembangkan Warteg hingga ke luar Negeri

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Warga Mengembangkan Warteg ...
Luar Negeri
Empat Negara Quad Kompak Kr...
Luar Negeri
FBI Tuding Kelompok Korea U...
Rona
Sangat Perlu Regenerasi Par...
Advertisement
Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

Kerusuhan Migran Menjalar ke Swiss, Citra sebagai Negara Paling Stabil di Eropa Terancam

01 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.