Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Patuhi AS, UEA Kini Didesak Ikut Tekan Ekonomi Iran

📅 Sabtu, 22 Agu 2026, 14:47 WIB | Oleh:
Patuhi AS, UEA Kini Didesak Ikut Tekan Ekonomi Iran Doc: Adobe Stock Photo

MOSKOW - Amerika Serikat selama beberapa pekan telah mendesak Uni Emirat Arab (UAE) untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Iran, demikian dilaporkan The Wall Street Journal pada Jumat (21/8) yang mengutip sejumlah sumber.

Pada Selasa (18/8), Direktur Departemen Komunikasi Strategis Kementerian Luar Negeri UAE, Afra Al Hameli, mengatakan bahwa UEA telah menghentikan aktivitas perdagangan dan keuangan dengan Iran.

Menurut sumber yang dikutip The Wall Street Journal, otoritas UAE khawatir bahwa strategi Washington untuk meningkatkan tekanan ekonomi kepada Iran dapat berdampak buruk terhadap sejumlah sektor ekonomi negara-negara Teluk yang bergantung pada pariwisata dan perdagangan, bukan minyak.

Kendati demikian, beberapa pejabat UAE dikabarkan ingin tetap mempertahankan jalur komunikasi dengan Teheran agar dapat menggunakan instrumen diplomatik jika operasi AS yang menekan ekonomi Iran tidak berhasil.

Sebelumnya pada hari yang sama, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Teheran tidak memanfaatkan kesempatan untuk mencapai kesepakatan dengan Washington. Karena itu, AS meluncurkan operasi ekonomi berskala besar terhadap Republik Islam Iran.

Lalu pada Rabu (19/8), Trump mengumumkan apa yang disebutnya sebagai “operasi ekonomi paling menghancurkan yang pernah dilakukan terhadap negara mana pun”, sekaligus meningkatkan kampanyenya untuk mengisolasi Iran, serta memperingatkan negara lain dan perusahaan yang membantu Teheran bahwa mereka akan menghadapi konsekuensi ekonomi berat.

Trump mengatakan AS akan berupaya memutus jalur keuangan dan perdagangan yang memberikan dukungan ekonomi kepada Iran.

“Hari ini, saya juga mengumumkan bahwa setiap negara yang mengizinkan lembaga keuangan, perusahaan, bandara, atau entitas pemerintahnya memberikan bantuan dalam bentuk apa pun kepada Iran akan menghadapi konsekuensi ekonomi yang sangat besar,” tambahnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

31 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.