Dinas Bina Marga: Sepanjang 200 Kilometer Jalan di Kabupaten Tangerang Rusak Berat
📅 Rabu, 15 Okt 2025, 17:05 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Saadatuddaraen
TANGERANG -Kabupaten Tangerang merayakan hari jadinya atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-393. Meski sudah memasuki usia Ke-393, ternyata masih banyak persoalan yang harus diselesaikan Pemkab Tangerang.
Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang menginformasikan, 200 kilometer jalan diwilayahnya rusak berat. Dalam perbaikan jalan itu, pihaknya harus lebih ekstra mengeluarkan APBD.
"Hampir ada 20 persen lagi jalan diwilayahnya yang rusak berat dari seribu kilometer. Harus APBD Kabupaten Tangerang yang dikeluarkan untuk melakukan perbaikan," kata Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Farhan Firmansah, dalam keterangannya, Rabu (15/10).
Iwan mengungkapkan, sebagian besar kerusakan disebabkan aktivitas kendaraan bermuatan berat yang melebihi kapasitasnya. Ditambah lagi, maraknya alih fungsi lahan disejumlah kawasan.
"Kendaraan yang berlebihan yang tidak sesuai kapasitas dan kelas jalan sehingga kita harus selalu memperbaiki kondisi jalan. Tantangannya, keterbatasan dana daerah menjadi kendala dalam upaya merehabilitasi jalan," ucap Farhan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di samping itu, sambung Iwan, pihaknya juga telah mengusulkan sejumlah ruas jalan rusak kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Tujuannya, agar dapat diperbaiki melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) tahun anggaran 2025.
"Mengusulkan sebanyak-banyaknya sesuai dengan data kondisi jalan yang tidak mampu dibiayai oleh APBD. Meski demikian belum ada usulan perbaikan jalan yang direalisasikan oleh pemerintah pusat melalui intervensi dari APBN 2025," ujar Farhan.
Sementara, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid menegaskan, Kabupaten Tangerang menggelar rangkaian perayaan HUT Ke-393. Berbeda dari sebelumnya, kali ini diisi dengan kegiatan yang berdampak langsung pada masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengenai jalan rusak, Maesyal mengaku, punya sejumlah pekerjaan rumah dan tantangan. Kemudian, mengenai pemangkasan anggaran transfer dari pemerintah pusat.
"Namun hal itu disebut tak menjadi kendala. Karena saya bersama Forkopimda Kabupaten Tangerang akan melibatkan pihak swasta hingga kontribusi masyarakat," kata Maesyal. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!