Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daya Saing Perajin Tenun Ambon Dipacu

📅 Senin, 22 Apr 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Daya Saing Perajin Tenun Ambon Dipacu Doc: istimewa

JAKARTA - Dalam menjaga warisan budaya nusantara, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendorong pengembangan sektor industri kerajinan dan wastra tradisional, salah satunya industri kain tenun.

Salah satu langkah yang dilakukan Kemenperin melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) adalah menjalankan sinergi bersama Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Maluku, Pemerintah Kota Ambon, serta Dekranasda Provinsi Maluku dan Kota Ambon mengadakan kegiatan pendampingan dan fasilitasi mesin khusus tenun.

Wakil Ketua Harian 1 Dekranas, Loemongga Agus Gumiwang menegaskan, pentingnya menjaga potensi industri kain tenun, yang salah satunya berada di Kota Ambon. Berdasarkan catatan, Industri Kain Tenun Ikat dengan KBLI 13122 tersebar di 23 provinsi dan terbanyak berada di Provinsi Bali, NTT, Maluku, NTB, dan Sumatera Utara.

Di Provinsi Maluku sendiri terdapat 3.016 perajin, dengan 233 kelompok tersebar di Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan Kota Ambon. "Potensi wastra ini perlu kita berdayakan untuk kesejahteraan masyarakat yang berdampak pada peningkatan perekonomian nasional,"ujar Loemongga di Jakarta akhir pekan kemarin.

Loemongga menitikberatkan perlunya para pelaku IKM melakukan pengembangan produk dalam menghadapi persaingan bisnis saat ini. "Kami memahami bahwa pelaku IKM seringkali menghadapi permasalahan keterbatasan sumber daya dalam mengembangkan produk yang mana membutuhkan biaya yang cukup besar, Dekranas dan Kementerian Perindustrian bersinergi untuk membantu pelaku usaha meningkatkan daya saingnya melalui kegiatan pendampingan pengembangan produk dan fasilitasi mesin/peralatan," imbuhnya.

Maka dari itu, selain pemberian pendampingan teknis produksi dan pengembangan produk, juga diperlukan bantuan mesin peralatan untuk menunjang proses produksi pelaku usaha, sehingga dapat memghasilkan produk yang lebih berkualitas dengan proses produksi lebih efisien dan efektif.

Dua Tahapan

Wakil Ketua Harian 1 Dekranas, yang diwakili Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kemenperin, Reni Yanita membuka Kegiatan Pendampingan Pengembangan Sentra IKM Tenun dan Fasilitasi Mesin Peralatan IKM Tenun di Kota Ambon, Rabu (17/4) lalu menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun Dewan Kerajinan Nasional ke-44, dengan acara puncak Peringatannya akan dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2024 di Kota Surakarta.

Reni memaparkan, kegiatan pendampingan dan fasilitasi mesin dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu tahap pertama yang meliputi pendampingan pencelupan pewarnaan alam dan pengembangan motif serta desain pada tanggal 17 - 20 April 2024, kemudian tahap kedua yang meliputi monitoring dan evaluasi pada 2 - 3 Mei 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.