Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CENTCOM: Kapal-kapal Terjebak di Teluk Persia, 87 Negara Terdampak

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 08:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
CENTCOM: Kapal-kapal Terjebak di Teluk Persia, 87 Negara Terdampak Doc: Antara/Anadolu
Ket. Selat Hormuz dalam peta.

WASHINGTON - Kapal-kapal yang terjebak di Teluk Persia akibat pembatasan navigasi oleh Amerika Serikat dan Iran di Selat Hormuz mewakili 87 negara, kata Komandan CENTCOM Laksamana Brad Cooper, Senin.

Kapal-kapal tersebut merupakan pihak netral dan tidak terlibat konflik, kata Cooper merujuk pada pernyataan Presiden AS Donald Trump seperti yang dibagikan dalam isi pernyataan akun X Komando Pusat AS.

Ia menambahkan, pasukan AS telah berkomunikasi dengan puluhan kapal serta perusahaan pelayaran untuk mendorong dimulainya kembali arus lalu lintas normal melalui jalur perairan strategis tersebut.

Sehari sebelumnya, Trump mengumumkan “Project Freedom” guna membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz dan ingin meninggalkan kawasan itu di tengah meningkatnya ketegangan.

CENTCOM menyatakan dukungan militer terhadap inisiatif tersebut mencakup kapal perusak berpeluru kendali, lebih dari 100 pesawat berbasis darat dan laut, serta platform nirawak multi-domain.

Selain itu, sekitar 15.000 personel militer dikerahkan dalam operasi tersebut, yang menurut CENTCOM dimulai pada Senin pagi waktu Timur Tengah.

Media Iran, IRIB, melaporkan militer Iran mencegah kapal AS melintas dengan menyerang sebuah kapal perang dengan menggunakan dua rudal. Klaim ini kemudian dibantah oleh pihak CENTCOM.

Menurut CENTCOM, tidak ada kapal AS yang terkena serangan, dan operasi di wilayah tersebut tetap berjalan sesuai rencana untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional.

Trump sebelumnya memperingatkan Iran akan menghadapi konsekuensi besar jika mencoba menargetkan kapal AS di sekitar Selat Hormuz, jalur vital bagi perdagangan energi global.

Ketegangan di kawasan itu meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak dunia, sementara upaya diplomatik dan militer terus berlangsung untuk memastikan kebebasan navigasi tetap terjaga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.