Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Jatuh Korban, Polres Kulon Progo Awasi Produk Pangan Mengandung Nitrogen Cair

📅 Senin, 16 Jan 2023, 12:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Jatuh Korban, Polres Kulon Progo Awasi Produk Pangan Mengandung Nitrogen Cair Doc: ANTARA/Polres Kulon Progo
Ket. Petugas melakukan pengawasan di Pasar Malam Stadion Cangkring, Kabupaten Kulon Progo.

Kulon Progo - Tim Dokter Kesehatan Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta bersama Dinas Kesehatan setempat melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair yang berlokasi di Pasar Malam Stadion Cangkring.

Kasi Dokkes Penda Juliana Saragih di Kulon Progo, Selasa mengatakan berdasarkan hasil pemantauan, Pasar Malam Cangkring negatif terkait dengan adanyaciki ngebul.

"Kandungan nitrogen cair yang digunakan dalam jajananciki ngebulsangat berbahaya jika dikonsumsi melebihi ambang batas atau cairan langsung kontak ke makanan," kata Jualiana.

Ia mengatakan penggunaan nitrogen cair pada produk pangan siap saji yang menjadi perhatian dan menimbulkan permasalahan bagi kesehatan masyarakat, yaituice smokeatauciki ngebulyang menjadi jajanan yang digemari oleh anak-anak.

Saat dikonsumsi,ciki ngebulini tidak hanya memberikan rasa dingin, tetapi juga sensasi mulut yang mengeluarkan asap. Asap pada nitrogen yang berada dalam keadaan cair pada suhu yang sangat rendah. Cairan ini jernih, tidak berwarna dan tidak berbau sehingga tidak mengubah rasa jika digunakan.

"Penggunaan dan penambahan nitrogen cair sangat berbahaya apabila dikonsumsi apalagi untuk efek jangka panjang. Tentunya ini akan berakibat menjadi masalah kesehatan yang fatal, yang mengakibatkan erosi lambung," katanya.

Ada beberapa kejadian keracunan pangan dan kasus terlaporkan sehubungan dengan konsumsi pangan jajanan yang menggunakan nitrogen cair, salah satunya kejadian pada 19 November 2022, UPTD Puskesmas Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya melaporkan telah terjadi KLB keracunan pangan dengan jumlah kasus 23 orang, satu kasus diantaranya dirujuk ke rumah sakit.

Jualiana mengatakan gejala timbul setelah mengkonsumsi jajanan jenisciki ngebul.

Berdasarkan kejadian tersebut, ada beberapa hal yang Bidokes Polres Kulon Progo sampaikan sebagai berikut Dinas Kesehatan provinsi/kabupaten/kota, puskesmas dan BTKLPP, serta kantor kesehatan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap produk pangan siap saji yang menggunakan nitrogen cair yang beredar di masyarakat di wilayah Kulon Progo.

Untuk itu, Bidokes Polres Kulon Progo memberikan edukasi kepada pelaku usaha dan pihak-pihak terkait terhadap bahaya nitrogen cair terhadap pangan siap saji, memberikan edukasi kepada sekolah-sekolah, anak-anak dan masyarakat terhadap bahaya nitrogen cair pada pangan siap saji.

"Untuk restoran yang menggunakan nitrogen cair pada produk pangan siap saji harus sesuai standar pangan dan dalam pengawasan dari Dinas Kesehatan setempat dan pihak terkait serta diberikan informasi cara konsumsi yang aman kepada konsumen," kata Juliana Saraqih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.